Sumbar  

Narkoba hingga LGBT Jadi Perhatian, Gubernur Mahyeldi Perkuat Sinergi

ubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menyampaikan arahan saat FGD bersama Forkopimda dan aparat penegak hukum di Istana Gubernur, Padang, Selasa (4/8/2026). Foto: Rizki

Senada dengan itu, Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda) Sumbar, Achmad Dailimy, menyebut jaringan peredaran narkotika terus berkembang sehingga diperlukan penguatan operasi terpadu lintas instansi, terutama di jalur masuk dari Riau dan Jambi.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumbar, Kombes Pol Wedy Mahadi, mengungkapkan bahwa sepanjang Januari hingga Juli 2026, Polda Sumbar berhasil mengungkap berbagai kasus narkotika dengan barang bukti hampir satu ton ganja, lebih dari 42 kilogram sabu, serta ratusan butir ekstasi. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil sinergi yang kuat antara kepolisian, BNNP, TNI, intelijen, dan seluruh pemangku kepentingan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumbar, Dedie Tri Hariyadi, menekankan pentingnya memperkuat rehabilitasi bagi penyalahguna narkoba sekaligus membangun ketahanan keluarga sebagai benteng utama pencegahan. (Rar)