Hukum, Tebo  

Antisipasi Kriminalitas dan Balap Liar, Rimbo Ilir Tolak Geng Motor

Tampak Serka Ardi menandatangani Deklarasi Penolakan Aktivitas Geng Motor di Kecamatan Rimbo Ilir. Foto: Lalu

SIDAKPOST.ID, TEBO – Upaya mengantisipasi aksi kriminalitas, kenakalan remaja, hingga balap liar, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Rimbo Ilir bersama masyarakat mendeklarasikan penolakan terhadap segala bentuk aktivitas geng motor di wilayah Kecamatan Rimbo Ilir, Kabupaten Tebo.

Deklarasi dan penandatanganan penolakan aktivitas geng motor tersebut digelar di depan Podium Pawai/Karnaval Pembangunan, Lapangan Bola Kaki Blok C, Jalan Anggur, Desa Karangdadi,
Kecamatan Rimbo Ilir, Selasa (18/8/2026).

Deklarasi tersebut diikuti Camat Rimbo Ilir Dwi Sarwo Wijiatmoko, Kapolsek Rimbo Ilir IPTU Sarif Hidayatullah, Danramil 416-07/Rimbo Bujang yang diwakili Serka Ardi, Ketua Lembaga Adat H. Daenuri, Ketua MUI Rimbo Ilir Drs. H. Setyoko, serta Ketua KUA yang diwakili M. Ajril.

Baca Juga :  Ciptakan Kamtibmas, Polres Tebo Gelar Razia Miras

Selain itu, kegiatan juga dihadiri perwakilan para kepala desa, di antaranya Kepala Desa Karangdadi Suparjo, perwakilan perguruan pencak silat PSHT dan Pagar Nusa, serta Ketua Karang Taruna.

Dalam deklarasi tersebut, Forkopimcam Rimbo Ilir bersama masyarakat menyatakan sikap tegas menolak segala bentuk aktivitas geng motor di wilayah Kecamatan Rimbo Ilir.

Baca Juga :  Masyarakat Diminta Pasang Bendera dan Umbul - Umbul Sebulan Penuh

Sikap tersebut menjadi bagian dari upaya bersama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Bhabinkamtibmas Polsek Rimbo Ilir, Polres Tebo, Aiptu Dadan Juanda, membenarkan pelaksanaan deklarasi tersebut saat dikonfirmasi sidakpost.id.

Menurutnya, kegiatan itu merupakan bentuk kepedulian bersama untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas yang melibatkan kalangan remaja.

“Deklarasi penolakan geng motor ini dalam rangka mengantisipasi tindak kriminal atau kejahatan remaja, sekaligus menghindari kecelakaan lalu lintas yang dapat mengakibatkan korban jiwa,” terang Dadan Juanda. (adl)