Ekonomi Keluarga Makin Tertekan? 7 Cara Mengatur Keuangan agar Tetap Aman di Tengah Kenaikan Harga

Ilustrasi pengelolaan keuangan keluarga dengan mengatur pengeluaran, menabung, dan memenuhi kebutuhan rumah tangga. Foto: Madi/ AI

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Kenaikan harga sejumlah kebutuhan membuat pengelolaan keuangan keluarga menjadi semakin penting. Ketika harga makanan, transportasi, hingga berbagai kebutuhan rumah tangga berubah, pengeluaran yang sebelumnya terasa cukup bisa saja mulai membengkak.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi Indonesia pada Juli 2026 tercatat sebesar 2,88 persen secara tahunan. Meski angka tersebut lebih rendah dibandingkan Juni yang mencapai 3,34 persen, perubahan harga tetap perlu diantisipasi dalam pengelolaan keuangan rumah tangga.

Karena itu, keluarga perlu memiliki strategi agar pendapatan yang diperoleh tetap mampu memenuhi kebutuhan utama sekaligus menjaga kondisi keuangan untuk menghadapi kebutuhan tak terduga.

Baca Juga :  7 Kebiasaan Finansial yang Diam-Diam Membuat Banyak Orang Cepat Kaya, Sudah Anda Lakukan?

Berikut tujuh cara yang bisa dilakukan.

1. Susun Anggaran Bulanan Secara Rinci

Langkah pertama adalah mengetahui ke mana uang keluarga pergi. Catat seluruh pemasukan dan pengeluaran setiap bulan, mulai dari kebutuhan makan, listrik, transportasi, pendidikan, cicilan hingga kebutuhan lainnya.

OJK juga menyarankan agar anggaran dibuat secara realistis dan digunakan sebagai panduan dalam mengatur pemasukan maupun pengeluaran. Dengan begitu, keluarga dapat mengetahui pos mana yang paling banyak menghabiskan uang.

Baca Juga :  Gas Epiji 3 Kg Langka, Pedagang Kecil di Tebo Gulung Tikar

2. Bedakan Kebutuhan dan Keinginan

Tidak semua pengeluaran memiliki tingkat kepentingan yang sama. Kebutuhan seperti makanan, tempat tinggal, pendidikan dan biaya kesehatan harus didahulukan.

Sementara itu, pengeluaran yang sifatnya keinginan seperti makan di luar, belanja barang yang belum diperlukan atau hiburan bisa dikurangi ketika kondisi keuangan sedang ketat.

Kebiasaan sederhana ini dapat membantu keluarga menghindari pengeluaran yang sebenarnya tidak mendesak.