Tips Memilih Bahan Makanan Segar agar Masakan Lebih Lezat dan Bergizi

Beragam bahan makanan segar seperti sayuran, buah, daging, ikan, seafood, dan telur yang siap dipilih untuk kebutuhan memasak. Foto: Madi/ Generate by AI

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Memilih bahan makanan yang segar merupakan salah satu langkah penting untuk menghasilkan masakan yang lezat sekaligus bergizi. Bahan yang masih dalam kondisi baik biasanya memiliki aroma, tekstur, warna, dan cita rasa yang lebih optimal. Selain itu, pemilihan bahan yang tepat juga menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan pangan di rumah.

Kementerian Kesehatan RI menganjurkan masyarakat untuk memilih bahan makanan yang segar dan kaya nutrisi serta menyesuaikannya dengan kebutuhan gizi.

Lantas, bagaimana cara mengetahui bahan makanan yang benar-benar segar? Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan saat berbelanja di pasar maupun supermarket.

Baca Juga :  Sup Ikan Gabus, Sajian Hangat yang Menggugah Selera

1. Pilih Sayuran yang Segar dan Tidak Layu

Sayuran segar umumnya memiliki warna yang cerah dan alami, tekstur yang masih kokoh, serta tidak menunjukkan tanda-tanda pembusukan. Hindari sayuran yang terlalu layu, berlendir, berbau tidak sedap, atau memiliki banyak bagian yang menghitam.

Untuk sayuran berdaun seperti bayam, kangkung, sawi, dan selada, pilih daun yang tampak segar dan tidak terlalu banyak menguning. Sementara itu, untuk wortel, kentang, atau mentimun, pilih yang terasa padat dan tidak lembek.

Sayuran yang kondisinya baik tidak hanya lebih menarik secara visual, tetapi juga dapat membantu mempertahankan kualitas bahan sebelum diolah.

Baca Juga :  Ikan Bawal Sambal Ijo Pedas Gurih, Menu Rumahan Sederhana dengan Cita Rasa Menggugah Selera

2. Perhatikan Kesegaran Buah dari Warna, Tekstur, dan Aromanya

Buah yang matang dan segar biasanya memiliki karakteristik yang berbeda-beda sesuai jenisnya. Karena itu, jangan hanya mengandalkan warna ketika memilih buah.

Periksa permukaan buah dan hindari buah yang memiliki memar berat, bagian yang berair, jamur, atau kerusakan yang sudah menyebar. Untuk beberapa jenis buah, aroma khas yang segar juga dapat menjadi petunjuk tingkat kematangannya.

Jika buah akan disimpan beberapa hari, pilih buah yang tingkat kematangannya sesuai dengan waktu konsumsi. Dengan begitu, buah tidak cepat terlalu matang atau rusak sebelum dimakan.