SMA IT Ad-Dhuha Sosialisasikan Pembelajaran STEM, Dorong Siswa Lebih Kreatif Pecahkan Masalah Nyata

Pimpinan dan keluarga besar SMA IT Ad-Dhuha bersama peserta didik usai kegiatan sosialisasi pembelajaran STEM. Foto: Madi

SIDAKPOST.ID, BUNGO — SMA IT Ad-Dhuha terus mendorong penguatan kualitas pembelajaran dengan memperkenalkan pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) kepada siswa. Sosialisasi pembelajaran STEM menjadi bagian dari upaya sekolah menghadirkan proses belajar yang lebih kontekstual, kreatif dan mendorong siswa mampu memecahkan berbagai persoalan dalam kehidupan sehari-hari.

Pembelajaran STEM merupakan pendekatan interdisipliner yang mengintegrasikan ilmu sains, teknologi, teknik dan matematika dalam satu proses pembelajaran. Melalui pendekatan tersebut, siswa tidak hanya diarahkan untuk memahami teori, tetapi juga dilatih menghubungkan pengetahuan yang diperoleh dengan persoalan nyata di lingkungan sekitar.

Pimpinan Ad-Dhuha, Dr. Mukhlisin, mengatakan penerapan pembelajaran STEM diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi peserta didik. Menurutnya, siswa perlu dibekali kemampuan berpikir kritis, kreatif dan mampu mencari solusi terhadap permasalahan yang mereka temui.

Baca Juga :  Kapolres Bungo, Pimpin Sertijab Tiga Perwira

“Pembelajaran STEM ini menjadi salah satu langkah untuk mendorong siswa agar tidak hanya memahami materi secara teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan ilmu yang dipelajari untuk menyelesaikan masalah nyata,” ujar Dr. Mukhlisin pada Sabtu (5/9/2026).

Ia menambahkan, perkembangan teknologi dan tantangan pendidikan saat ini membutuhkan pola pembelajaran yang mampu mengasah berbagai kemampuan siswa secara terpadu. Karena itu, pendekatan STEM dinilai relevan untuk membangun budaya belajar yang aktif dan inovatif.

Sementara itu, Kepala SMA IT Ad-Dhuha, Ustadz Hanif Agra, M.Pd, menyampaikan bahwa sekolah akan terus mengembangkan model pembelajaran yang dapat meningkatkan keterlibatan siswa selama proses belajar mengajar.

Baca Juga :  IAI Tebo Gelar Upacara HUT RI ke-80, Rektor Ajak Civitas Akademika Kobarkan Semangat Merdeka Belajar

“STEM memberikan ruang bagi siswa untuk belajar secara lebih aktif. Mereka diajak mengamati masalah, berpikir, mencoba, melakukan proses rekayasa, kemudian menemukan solusi berdasarkan pengetahuan yang mereka miliki,” kata Hanif Agra.

Menurutnya, penerapan STEM juga dapat memperkuat keterkaitan antara berbagai mata pelajaran. Sains, teknologi, teknik dan matematika tidak dipandang sebagai bidang yang berdiri sendiri, melainkan dapat dipadukan untuk menghasilkan suatu solusi atau karya.

“Harapannya, siswa SMA IT Ad-Dhuha semakin terbiasa berpikir kritis, kreatif, kolaboratif dan mampu menghasilkan solusi dari persoalan yang ada di sekitarnya,” pungkasnya. (Sum)