SIDAKPOST.ID, BUNGO – Pemerintah Kabupaten Bungo melanjutkan program rehabilitasi bangunan sekolah untuk memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan di berbagai jenjang.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bungo, Ir. Hj. Ana Lukita mengatakan program rehabilitasi pada 2025 telah menyasar 48 sekolah. Seluruh pekerjaan rehabilitasi tersebut, kata dia, telah selesai dilaksanakan.
“Pada 2025, program rehabilitasi bangunan sekolah telah dilaksanakan di 48 sekolah dan seluruh pekerjaannya telah selesai,” kata Ana Lukita, kepada sidakpost.id, Jumat (4/09)2026).
Pada 2026, Pemerintah Kabupaten Bungo kembali mengusulkan rehabilitasi bangunan untuk 110 sekolah ke pusat. Dari jumlah tersebut, 57 sekolah telah masuk dalam pelaksanaan program.
“Sementara pada 2026, pemerintah daerah mengusulkan rehabilitasi untuk 110 sekolah. Hingga saat ini, sebanyak 57 sekolah telah masuk dalam pelaksanaan program,” ujarnya.
Menurut Ana, rehabilitasi dilakukan untuk memperbaiki kondisi bangunan dan meningkatkan kualitas sarana pendidikan, terutama pada sekolah yang membutuhkan penanganan.
Perbaikan fasilitas tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi peserta didik maupun tenaga pendidik.
Bahkan kata Ana Pemerintah Kabupaten Bungo, terus mendorong peningkatan infrastruktur pendidikan secara bertahap agar program pembangunan dapat menjangkau lebih banyak satuan pendidikan.
Ia menilai revitalisasi dan rehabilitasi sekolah tidak semata berkaitan dengan pembangunan fisik. Perbaikan sarana dan prasarana juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan.









