Bungo  

Kualitas Udara Masuk Kategori  “Tidak Sehat” DLH Bungo Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Kondisi Kabut Asap di Kabupaten Bungo akibat kebakaran hutan dan lahan dan kualitas udara masuk Kategori Tidak Sehat. Foto : Julian

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Kualitas udara di Kabupaten Bungo memburuk akibat kabut asap. Berdasarkan hasil pemantauan, indeks standar pencemaran udara (ISPU) tercatat 127 atau masuk kategori tidak sehat.

Pemantauan kualitas udara dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bungo menggunakan alat pemantau partikulat Particulate Matter 10 (PM10). Alat tersebut dipasang pada Rabu, 26 Agustus 2026.

Kualitas udara akibat kabut asap di Kabupaten Bungo masuk dalam kategori Tidak Sehat, nilai ISPU berada di angka 127. Berdasarkan hasil pemantauan kualitas udara melalui alat pemantau kualitas udara Particulate Matter 10 (PM10) yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bungo. Sumber : DLH Bungo

Plt Kepala DLH Kabupaten Bungo, Dasmardi, mengatakan hasil pemantauan selama 24 jam menunjukkan kualitas udara di wilayah Bungo berada pada kategori tidak sehat.

Baca Juga :  Budaya Gotong Royong Kembali Tumbuh, Warga Tanjung Agung Rasakan Dampak Nyata TMMD

Menurut dia, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian masyarakat, terutama kelompok yang lebih rentan terhadap dampak pencemaran udara.

Kelompok rentan itu antara lain anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat yang memiliki gangguan kesehatan. Mereka dianjurkan membatasi aktivitas di luar ruangan selama kualitas udara belum membaik.

Baca Juga :  Peringatan Bulan K3 di Kabupaten Bungo, BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan

Dasmardi mengimbau masyarakat mengurangi kegiatan di luar rumah. Jika aktivitas di luar ruangan tidak dapat dihindari, warga disarankan menggunakan masker sebagai langkah perlindungan.

“Hasil pemantauan ini diharapkan diketahui seluruh masyarakat, khususnya kelompok rentan. Kami mengimbau warga mengurangi aktivitas di luar rumah dan menggunakan masker saat beraktivitas di luar,” kata Dasmardi, Kamis (27/8/2026).