SIDAKPOST.ID, BUNGO – Sodri, 27 tahun, hanya bisa memandangi rumahnya yang tinggal puing setelah kebakaran melanda permukiman warga di Dusun Buat, Kecamatan Bathin III Ulu, Kabupaten Bungo, Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.
Api yang membesar dini hari itu menghanguskan sembilan rumah. Empat rumah lainnya rusak berat dan satu rumah mengalami rusak ringan. Tujuh sepeda motor, perabotan rumah tangga, serta sejumlah dokumen penting milik warga ikut terbakar.
Sodri mengatakan hampir seluruh barang miliknya tidak sempat diselamatkan. Ijazah, surat-surat berharga, pakaian, dan perabotan rumah tangga berubah menjadi abu.
“Semua barang di dalam rumah seperti ijazah dan surat-surat berharga ikut terbakar. Kami hanya bisa pasrah atas musibah yang melanda,” kata Sodri.
Menurut dia, kebakaran tidak hanya menghanguskan rumahnya. Sejumlah rumah warga di sekitar lokasi juga rata dengan tanah.
“Bukan hanya kami, beberapa rumah lain juga sudah rata dengan tanah,” ujarnya.
Kebakaran pertama kali diketahui Rendi bin Toba, 17 tahun, yang sedang dalam perjalanan pulang dari rumah temannya. Saat melintas di sekitar lokasi, Rendi melihat api telah membesar dari rumah milik Baihaki.
Rendi kemudian mengumumkan kebakaran melalui pengeras suara masjid. Warga berdatangan dan berusaha menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dievakuasi sekaligus memadamkan api secara manual.
Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada personel Polsek Rantau Pandan. Polisi yang tiba di lokasi melakukan pengamanan dan penanganan awal. Api akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran bersama masyarakat.









