Daerah  

Bungo Dikepung Asap, Alat Pemantauan Kualitas Udara Justru Rusak

Alat Pemantau Kualitas Udara PM10 DLH Bungo. Foto : Julian

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Proses pengukuran Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Kabupaten Bungo mengalami kendala di tengah meningkatnya kabut asap.

Alat Particulate Matter 10 (PM10) yang sebelumnya terpasang di depan Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bungo untuk memantau perkembangan kualitas udara dilaporkan mengalami kerusakan.

Hal ini dibenarkan oleh Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bungo, Dasmardi. Ia mengatakan, suku cadang atau unit alat PM10 yang alami kerusakan telah dipesan dari Jakarta sistem inden, dengan estimasi waktu pengiriman sekitar 6 minggu.

Baca Juga :  Cekcok Pasutri di Rohul, Tewas Bersimbah Darah

Menurut Dasmardi, alat tersebut telah sampai dan terpasang di halaman kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bungo sebelumnya.

Namun berselang beberapa jam, alat tersebut kembali mengalami kerusakan, dan pihaknya kesulitan untuk menentukan parameter ukuran pasti tingkat pencemaran terkini.

“Sebenarnya alat itu sudah sampai di Bungo dan terpasang sebelumnya untuk mengukur kualitas udara akibat kabut asap. Namun beberapa jam kemudian alat tersebut kembali alami kerusakan, jadi proses pengukuran terkendala,” ungkap Dasmardi, Kamis (17/9).

Baca Juga :  Warga Antusias Ikuti Jalan sehat Arinal Besok

Untuk mengantisipasi kekosongan data, DLH Kabupaten Bungo terus berkoordinasi dengan Kabupaten Tebo agar pemantauan tidak terputus total.

“Keberadaan alat ini sangat krusial mengingat kondisi kabut asap yang saat ini menjadi perhatian. Kami terus berupaya maksimal agar pemantauan kualitas udara bisa segera berjalan normal kembali,” tambahnya.

Melihat kondisi kabut asap saat ini, masyarakat diharapkan meningkatkan kewaspadaan terutama bagi masyarakat yang memiliki gangguan kesehatan, serta dianjurkan menggunakan masker saat aktifitas di luar rumah. (Jul)