SIDAKPOST.ID, BUNGO – Sejumlah Sekolah di Kabupaten Bungo menerapkan pembelajaran jarak jauh atau daring selama tiga hari ke depan, demi menjaga kesehatan peserta didik dari dampak kabut asap.
Pantauan dilapangan salah satu sekolah yang menerapkan kebijakan tersebut yakni SD Negeri 81 Muara Bungo.
Kepala SD Negeri 81 Muara Bungo, Novi Ilmiza, S.Pd.i mengatakan, penerapan kebijakan ini menindaklanjuti edaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bungo.
Penerapan belajar daring menyusul kualitas udara yang terus memburuk akibat kabut asap. Pembelajaran jarak jauh ini berlaku dari tanggal 17-19 September mendatang.
Novi menjelaskan bahwa sejauh ini proses belajar mengajar jarak jauh tersebut berjalan tanpa hambatan. Pihaknya memanfaatkan berbagai media digital, mulai dari grup WhatsApp hingga virtual via Zoom.
“Alhamdulillah sejauh penerapan daring ini tidak ada kendala dan berjalan dengan lancar. Kami berharap anak-anak dapat mengikuti pelajaran ini dengan baik,” ujar Novi, Jum’at (18/9).
Ia menekankan peran serta orang tua dalam mengawasi dan mendampingi anak-anak selama belajar di rumah.
“Semoga situasi kabut asap ini bisa segera membaik, dan anak-anak bisa kembali belajar tatap muka di sekolah. Di samping itu kami juga mengingatkan untuk menjaga kesehatan dan membatasi aktivitas di luar rumah selama masa belajar daring ini,” pungkasnya. (jul)









