Budaya Gotong Royong Kembali Tumbuh, Warga Tanjung Agung Rasakan Dampak Nyata TMMD

Satgas TMMD ke-129 Kodim 0416/Bungo Tebo bersama warga bergotong royong membersihkan area Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Muko-Muko Bathin VII, Kabupaten Bungo. Foto : Sari

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0416/Bungo Tebo di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Muko-Muko Bathin VII, Kabupaten Bungo, tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik.

Kehadiran prajurit TNI di tengah masyarakat juga membangkitkan kembali, semangat gotong royong yang selama beberapa tahun terakhir mulai memudar.

Selama pelaksanaan TMMD, warga terlibat langsung dalam berbagai kegiatan bersama personel TNI. Interaksi yang terjalin setiap hari perlahan menghapus sekat antara prajurit dan masyarakat, sekaligus menumbuhkan kembali rasa kepedulian, kebersamaan, dan semangat saling membantu.

Baca Juga :  Kobarkan Semangat Kebangsaan, Kodim 0416/Bute Gelar Patroli Merah Putih Jelang HUT RI Ke-80

Tokoh masyarakat Desa Tanjung Agung, H. Hasan Ibrahim, mengatakan manfaat TMMD ke -129, tidak hanya terlihat dari pembangunan jalan, rehabilitasi rumah tidak layak huni, pembangunan MCK, maupun perbaikan dua mushala.

Menurutnya, nilai terbesar dari program tersebut adalah tumbuhnya kembali budaya gotong royong di tengah masyarakat yang selama ini hampir sirna.

“Selama ini budaya gotong royong hampir sirna. Dengan adanya program TMMD, masyarakat kembali termotivasi bahwa membangun desa harus dilakukan secara bersama-sama. Kebersamaan itu yang sekarang mulai tumbuh lagi,” kata Hasan Ibrahim kepada Sidakpost.id, Kamis (30/7/2026).

Baca Juga :  Kerja Keras TNI-Polri dan Stakeholder, Vaksin di Wanareja Capai 71,8 Persen

Ia menilai, berbagai pembangunan yang dikerjakan melalui TMMD telah memberikan solusi atas kebutuhan warga. Akses jalan yang semakin baik, rumah yang lebih layak dihuni, fasilitas sanitasi, hingga sarana ibadah yang diperbaiki menjadi manfaat nyata yang kini dirasakan masyarakat.

Hasan juga mengaku hubungan antara warga dan prajurit TNI semakin dekat. Menurutnya, kebersamaan yang terjalin selama program berlangsung membuat masyarakat tidak lagi merasa canggung untuk berinteraksi dengan anggota TNI.