Momen-momen Puan Maharani Sangat Menghargai Kaum Perempuan

Meski begitu, Puan juga sadar bahwa untuk meningkatkan budaya literasi tidaklah mudah. Apalagi seorang Ibu biasanya memiliki dua peran ganda yakni sebagai ibu rumah tangga dan perempuan bekerja.

Minta Pemerintah Serius Tangani Praktek Kawin Kontrak

Peduli terhadap perempuan yang mengalami kerugian dari praktek kawin kontrak, Puan Maharani pun meminta pemerintah untuk menjamin perlindungan terhadap perempuan, termasuk isu kawin kontrak.

Beberapa waktu lalu ada seorang perempuan asal Cianjur yang disiram air keras oleh suaminya, yang sekarang cara tidak langsung menjadi potret pedih kekerasan terhadap perempuan di Indonesia. Hal ini sekaligus menjadi tamparan untuk semua pihak, betapa perlindungan kepada kaum hawa masih sangat minim.

Baca Juga :  Dukung Program JKN, Ratusan Kepala Daerah Terima Penghargaan di UHC Awards 2026

Berdasarkan laporan yang dihimpun oleh Komnas Perempuan, sepanjang 2020 setidaknya terdapat 299.911 kasus kekerasan terhadap perempuan. Lalu pada periode Januari-Juli 2021, tercatat ada sebanyak 2.500 kasus.

Puan menegaskan jika permasalahan kawin kontrak bermodus nikah siri secara tidak langsung akan memicu risiko terjadinya kekerasan terhadap perempuan. Oleh karena itu, dia meminta pemerintah agar bisa secara serius menangani persoalan yang satu ini.

Baca Juga :  JMSI Kecam Aksi terror kepala Babi di Kantor Tempo

Di sisi lain, Puan juga mengungkapkan tentang betapa pentingnya pamong desa atau para pemangku masyarakat untuk mengatasi permasalahan kawin kontrak ini. Sebab kawin kontrak sendiri banyak terjadi di wilayah pedesaan.

Minta Kaum Perempuan Semangat Hadapi Pandemi Covid-19

Puan Maharani memberikan motivasi kepada para perempuan agar mereka mau bersama-sama menghadapi pandemi Covid-19. Sesungguhnya bukan hanya perempuan saja yang terkena dampak, akan tetapi semua pihak.