Jasa Raharja Cabang Muara Bungo Gelar Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan

Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Kabupaten Sarolangun yang digelar Jasa Raharja Cabang Muara Bungo bersama Satlantas Polres Sarolangun, Dinas Perhubungan, dan stakeholder terkait membahas penanganan titik rawan kecelakaan guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan di Kabupaten Sarolangun. Foto: Humas Jasa Raharja

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Jasa Raharja Cabang Muara Bungo kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan keselamatan berlalu lintas melalui pelaksanaan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Kabupaten Sarolangun bersama para stakeholder terkait.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk sinergi dan kolaborasi lintas instansi dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas serta meningkatkan keselamatan masyarakat pengguna jalan di wilayah Kabupaten Sarolangun.

Forum tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemangku kepentingan, di antaranya Satlantas Polres Sarolangun, Dinas Perhubungan Kabupaten Sarolangun, perwakilan instansi pemerintah daerah, serta pihak terkait lainnya yang memiliki peran strategis dalam pengawasan, pengendalian, dan pengelolaan lalu lintas dan angkutan jalan.

Kepala Jasa Raharja Cabang Muara Bungo, Juni Panto mengatakan,bdalam forum tersebut, peserta melakukan pembahasan secara mendalam terkait sejumlah titik rawan kecelakaan yang ada di Kabupaten Sarolangun.

Baca Juga :  Cegah Covid-19, Bupati Bungo Ajak Semua Pihak Berpartisipasi

“Identifikasi titik rawan laka dilakukan berdasarkan data kejadian kecelakaan lalu lintas, tingkat fatalitas korban, kondisi geometrik jalan, hingga faktor perilaku pengguna jalan yang dinilai masih menjadi salah satu penyebab utama terjadinya kecelakaan,” katanya.

Dijelaskan, beberapa ruas jalan yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi menjadi fokus pembahasan bersama guna menentukan langkah penanganan yang tepat dan efektif.

Selain itu, forum juga menjadi sarana evaluasi terhadap langkah-langkah pencegahan yang selama ini telah dilakukan oleh masing-masing instansi terkait.

Dalam diskusi yang berlangsung, para peserta forum menyampaikan berbagai usulan dan strategi penanganan titik rawan kecelakaan.

Di antaranya melalui peningkatan pemasangan rambu-rambu lalu lintas, penambahan lampu penerangan jalan, pemasangan marka jalan yang lebih jelas, pemasangan spanduk imbauan keselamatan, serta optimalisasi patroli dan pengawasan di kawasan rawan kecelakaan.

Baca Juga :  Jasa Raharja Lakukan Kunjungan Kerja ke Perum DAMRI Station Kemayoran

Tidak hanya fokus pada aspek infrastruktur, forum juga menekankan pentingnya edukasi dan sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat, khususnya kepada pelajar, pengendara roda dua, sopir angkutan umum, dan pengguna jalan lainnya.

“Upaya preventif melalui kampanye keselamatan dinilai menjadi langkah penting dalam membangun kesadaran masyarakat untuk lebih tertib dan berhati-hati saat berkendara,” tambahnya.

Selain itu, Jasa Raharja juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program-program keselamatan transportasi melalui kolaborasi aktif bersama kepolisian, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder terkait.

“Dengan adanya koordinasi yang baik dan langkah penanganan yang terintegrasi, diharapkan tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas bagi seluruh Masyarakat optimal sehingga mampu menciptakan budaya tertib berlalu lintas dan menurunkan angka kecelakaan secara signifikan di Kabupaten Sarolangun,” pungkasnya. (Ais)