Sentuhan Terakhir TMMD, Langgar Al-Hikmah Bersolek Kembali untuk Warga

Personel Satgas TMMD Ke-129 memasang papan nama Langgar Al-Hikmah di Desa Tanjung Agung, Kabupaten Bungo. Foto: Sari

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Langgar Al-Hikmah di Desa Tanjung Agung kini tampil dengan wajah baru. Bangunan yang beberapa waktu lalu direhabilitasi melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0416/Bungo Tebo itu nyaris rampung.

Sentuhan terakhir pun mulai dikerjakan, salah satunya pemasangan papan nama sebagai penanda berakhirnya proses rehabilitasi.

Di tengah aktivitas warga, personel Satgas TMMD memasang papan nama Langgar Al-Hikmah, Senin (3/8/2026). Pekerjaan sederhana itu menjadi simbol bahwa rangkaian rehabilitasi rumah ibadah tersebut telah memasuki tahap akhir.

Baca Juga :  Jajaran Koramil 416-05/Muara Tebo Ikuti Penyuluhan Penyakit Jantung

Langgar yang kini lebih rapi, bersih, dan representatif diharapkan menjadi ruang yang semakin nyaman untuk beribadah sekaligus menjadi tempat anak-anak belajar mengaji dan generasi muda memperdalam ilmu agama.

Anggota Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0416/Bungo Tebo, Sertu Wiyanto, mengatakan pemasangan papan nama merupakan bagian akhir dari penyempurnaan rehabilitasi Langgar Al-Hikmah.

“Papan nama ini menjadi identitas Langgar Al-Hikmah sekaligus melengkapi hasil rehabilitasi yang telah kami kerjakan. Kami berharap masyarakat dapat menjaga dan memanfaatkan langgar ini sebagai tempat ibadah serta pusat pembinaan keagamaan bagi generasi muda,” kata Wiyanto.

Baca Juga :  Babinsa Sertu Abu Bakar Gelar Komsos Bersama Warga Binaan

Menurutnya, tujuan rehabilitasi tidak hanya memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga menghadirkan fasilitas ibadah yang lebih layak sehingga mampu memberikan manfaat dalam jangka panjang bagi masyarakat.

Seiring rampungnya pekerjaan fisik, Langgar Al-Hikmah diharapkan kembali menjadi denyut kehidupan sosial dan keagamaan warga Desa Tanjung Agung.

“Dari tempat itu, anak-anak belajar mengaji, warga melaksanakan ibadah berjamaah, hingga berbagai kegiatan keagamaan dan silaturahmi diharapkan semakin hidup,” tukasnya. (Sri)