Batik Bungo Memukau di Balai Kartini, KSAD dan Ketua Umum Persit KCK Singgah ke Stan Lissa Batik

Kunjungan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak bersama Uli Simanjuntak ke stan Lissa Batik di Persit BISA Vol. II menjadi kebanggaan tersendiri bagi batik khas Bungo yang terus bersinar di panggung nasional. Abrar

SIDAKPOST.ID, JAKARTA – Hari terakhir pelaksanaan Persit BISA Vol. II di Balai Kartini menjadi momen istimewa sekaligus membanggakan bagi Lissa Batik.

Stan batik khas Kabupaten Bungo tidak hanya ramai dipadati pengunjung, tetapi juga mendapat kunjungan kehormatan dari Jenderal TNI Maruli Simanjuntak bersama Uli Simanjuntak.

Kunjungan tersebut menjadi bentuk apresiasi tersendiri terhadap karya batik lokal yang membawa identitas budaya Kabupaten Bungo ke panggung nasional.

Kehadiran pimpinan tertinggi TNI AD beserta Ketua Umum Persit KCK pun menambah semangat bagi Lissa Batik untuk terus menghadirkan karya terbaik bernuansa kearifan lokal.

Baca Juga :  Satgas TMMD Kodim 0416 Bute, Obati Kerinduan Anak-akan Cerita Dongeng

Sejak hari pertama hingga penutupan acara, antusiasme pengunjung terhadap koleksi batik khas Bungo terus terlihat tinggi. Banyak pengunjung tertarik mengetahui proses pembuatan batik hingga filosofi yang tersimpan di balik setiap motif.

Motif unggulan seperti Bungo Dani, Putrimalu, Pakis, hingga Daun Sirih Pinang sukses mencuri perhatian berkat perpaduan warna, detail corak, serta nilai budaya yang kuat di dalamnya.

Pemilik Lissa Batik, Ny. Lia Syarif, mengaku bersyukur atas pengalaman berharga yang diperoleh selama mengikuti ajang nasional tersebut.

Baca Juga :  Anjangsana Ke Ponpes Darul Ulum, Babinsa Syaipul Ajak Santri Rajin Belajar

Menurutnya, partisipasi dalam Persit BISA Vol. II menjadi motivasi besar untuk terus mengembangkan usaha sekaligus memperkenalkan batik khas Bungo kepada masyarakat yang lebih luas.

“Partisipasi ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berkarya dan semakin percaya diri membawa batik khas Bungo dikenal secara nasional,” ujarnya, Sabtu (9/5/2026).

Keikutsertaan Lissa Batik dalam ajang ini juga membuktikan bahwa produk UMKM daerah memiliki kualitas dan daya saing tinggi apabila terus dikembangkan secara konsisten dan inovatif.