Dusun Tebing Tinggi Kembangkan Budidaya Ayam Petelur Program Ketahanan Pangan

Dusun Tebing Tinggi Kembangkan Budidaya Ayam Petelur Program Ketahanan Pangan. Foto : Julian

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Pemerintah Dusun Tebing Tinggi, Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas, terus mendorong penguatan ketahanan pangan desa melalui program budidaya ayam petelur yang bersumber dari alokasi Dana Desa Tahun 2026.

Program tersebut menjadi salah satu langkah nyata Pemerintah Dusun Tebing Tinggi dalam membangun usaha produktif desa yang tidak hanya berorientasi pada ketahanan pangan, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Datuk Rio Dusun Tebing Tinggi, Zulkifli, mengatakan pada tahap awal pihaknya telah mengembangkan sebanyak 150 ekor ayam petelur yang saat ini telah berusia 14 minggu.

“Usia ayam saat ini baru 14 minggu. Insyaallah tidak lama lagi sudah mulai bertelur. Dari hasil sosialisasi dan pendampingan, biasanya ayam mulai produktif pada usia sekitar 18 minggu,” ujar Zulkifli, Sabtu (16/5/2026).

Baca Juga :  Korupsi DD Mantan Rio, Kaur dan Pelaksana Kegiatan Ditetapkan Sebagai Tersangka

Untuk mendukung program tersebut, Pemerintah Dusun Tebing Tinggi mengalokasikan Dana Desa sebesar Rp40 juta.

Anggaran itu digunakan untuk pembangunan kandang, penyediaan pakan, hingga sarana dan prasarana penunjang lainnya.

Menurut Zulkifli, pengelolaan usaha peternakan itu juga dilakukan secara serius dengan melibatkan tenaga khusus yang bertugas merawat dan memastikan perkembangan ayam berjalan optimal.

“Harapan kami, program ketahanan pangan ayam petelur ini bisa terus berkembang dan berkelanjutan. Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan bergizi masyarakat, program ini juga diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru bagi warga,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tak Mau Menanggung Resiko, Mantan Bendahara Desa Beri Pengakuan Mengejutkan

Sementara itu, Camat Tanah Sepenggal Lintas Sulaiman, turut melakukan peninjauan langsung ke lokasi kandang ayam petelur tersebut.

Ia mengapresiasi langkah inovatif Pemerintah Dusun Tebing Tinggi dalam memanfaatkan Dana Desa untuk kegiatan produktif yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Menurutnya, program tersebut dapat menjadi contoh pengembangan usaha berbasis desa yang berkelanjutan dan mampu memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal.

“Kehadiran kami juga sebagai bentuk pengawasan agar pemanfaatan Dana Desa, khususnya di bidang ketahanan pangan, benar-benar berjalan sesuai perencanaan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutupnya. (jul)