Gandeng TP-PKK Bungo, BPJS Ketenagakerjaan Targetkan Peningkatan UCJ

Penandatanganan Kerja Sama BPJS Ketenagakerjaan cabang Muara Bungo dan TP-PKK Kabupaten Bungo. Foto : Julian

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Bungo melakukan penandatanganan kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan cabang Muara Bungo, Kamis (4/6/2026).

Langkah strategis ini sebagai wujud nyata komitmen TP-PKK Kabupaten Bungo dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pengurus dan kader.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) ini dilakukan langsung oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Bungo, Hj. Elza Kurniawati, bersama Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Muara Bungo, Ahmad Bisyri.

Prosesi tersebut disaksikan langsung oleh Ketua TP-PKK Provinsi Jambi, Ny. Hj. Hesnidar Haris, di sela-sela acara Gerakan Jambi Bersholawat dan Supervisi Evaluasi Gerakan PKK oleh TP-PKK Provinsi Jambi.

Baca Juga :  Ramadhan Berkah, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Muara Bungo Bagikan Takjil kepada Pedagang

Momentum ini juga dilakukan penyerahan kartu kepesertaan secara simbolis kepada Ketua TP PKK Kabupaten Bungo dan Ketua GOW Kabupaten Bungo, serta penyaluran santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada dua ahli waris.

Santunan tersebut diserahkan kepada keluarga almarhum Ishak (petani dari Dusun Padang Palangeh) dan almarhum M. Isya T (petani dari Dusun Empelu).

Ketua TP-PKK Kabupaten Bungo, Hj. Elza Kurniawati, mengatakan, kader PKK merupakan ujung tombak sekaligus pelopor pergerakan program pemerintah hingga ke tingkat Dusun dan Kelurahan.

Baca Juga :  Pemkab Kerinci Gelar Rakor Penanganan Virus Corona Covid 19

Mengingat tingginya mobilitas tersebut, perlindungan jaminan sosial menjadi hal yang sangat krusial bagi para penggerak masyarakat ini. Menurut Elza, Jaminan perlindungan diberikan agar memiliki rasa aman dan tenang dalam menjalankan tugas-tugas sosialnya di lapangan.

” Karena Kita tidak pernah tahu risiko itu terjadi sewaktu-waktu, namun dengan adanya BPJS Ketenagakerjaan, hak-hak dan kesejahteraan peserta serta keluarga mereka menjadi lebih terjamin,” ujar Hj. Elza Kurniawati.