Cerpen  

Besok Yang Tak Pernah Datang

Kisah tragis Tego, seorang penjudi yang hidupnya berubah setelah teguran seorang anak kecil, hingga berakhir dalam kecelakaan dan penyesalan panjang. Foto: Madi/ AI

Kabar kematiannya sampai ke pasar.

Beberapa pedagang yang mengenalnya terdiam.

Ada yang mengingat Tego sebagai lelaki yang sering meminta uang.

Ada yang merasa kasihan.

Ada pula yang hanya menggelengkan kepala.

Anak kecil yang dulu menegurnya sudah tumbuh dewasa.

Baca Juga :  Ambar dan Cahaya Kecil dari Dusun Legok

Mungkin ia bahkan sudah lupa dengan kalimat yang pernah diucapkannya.

Namun bagi Tego, kalimat itu adalah teguran yang tidak pernah benar-benar hilang.

Tego sebenarnya sudah tahu bahwa hidupnya salah.

Ia hanya selalu berkata:

Baca Juga :  Seluruh Korban Terjamin, Jasa Raharja Proaktif Data Korban Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang

“Besok aku berubah.”

Tetapi manusia tidak pernah tahu berapa banyak “besok” yang masih Tuhan berikan.

Tego menunggu terlalu lama.

Dan akhirnya, besok yang selalu ia tunggu tidak pernah datang.

TAMAT

Editor: Madi