Tebo  

Bupati Agus Boyong Ratusan Miliar, Program Infrastruktur Pusat untuk Tebo

Bupati Tebo Agus Rubiyanto bersama jajaran meninjau pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Tebo. Foto: Lalu

SIDAKPOST.ID,  TEBO – Keterbatasan fiskal daerah tidak menghalangi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo memperjuangkan pembangunan infrastruktur melalui dukungan pemerintah pusat.

Di bawah kepemimpinan Bupati Tebo Agus Rubiyanto, SE, MM bersama Wakil Bupati Nazar Efendi, SE, M.Si, Pemkab Tebo aktif melakukan pendekatan ke pemerintah pusat untuk membuka akses terhadap berbagai program dan skema pembiayaan pembangunan.

Upaya tersebut membuahkan dukungan anggaran untuk sejumlah kebutuhan infrastruktur di Kabupaten Tebo. Jika dihitung dari beberapa sumber pembiayaan yang disebutkan, nilainya mencapai sekitar Rp167,86 miliar.

Salah satunya melalui Dana Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah sebesar Rp68 miliar. Anggaran tersebut diarahkan untuk mendukung pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan di Kabupaten Tebo.

Dukungan itu diharapkan dapat memperkuat konektivitas antarkawasan, memperlancar mobilitas masyarakat, sekaligus mendukung distribusi hasil pertanian dan perkebunan.

“Bagi Kabupaten Tebo, infrastruktur jalan memiliki posisi strategis karena menjadi penghubung antara kawasan permukiman, sentra produksi, pusat perdagangan dan berbagai fasilitas pelayanan masyarakat,” ujar Bupati Tebo Agus Rubiyanto, Senin (28/9/2026).

Menurutnya, peningkatan kualitas jalan diharapkan memberikan dampak terhadap kelancaran aktivitas masyarakat dan pergerakan ekonomi daerah.

Baca Juga :  Serka Azis dan pak Bhabin Pantau Vaksinasi di SMPN 11

Selain Dana Inpres Jalan Daerah, Pemkab Tebo juga memperoleh pembiayaan melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) sebesar Rp99,86 miliar.

Pembiayaan tersebut terdiri dari Rp46 miliar untuk pembangunan dua ruas jalan dan Rp53,86 miliar untuk penguatan fasilitas kesehatan di RSUD Sultan Thaha Saifuddin Muara Tebo.

Agus mengatakan, dukungan pembiayaan tersebut tidak hanya diarahkan pada pembangunan fisik jalan, tetapi juga peningkatan infrastruktur pelayanan kesehatan.

“Dari berbagai dukungan tersebut terlihat bahwa pembangunan infrastruktur yang diperjuangkan Pemkab Tebo tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik jalan,” katanya.

Ia menjelaskan, pembangunan jalan diarahkan untuk memperkuat konektivitas dan menunjang aktivitas ekonomi masyarakat. Sementara penguatan fasilitas RSUD Sultan Thaha Saifuddin Muara Tebo ditujukan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan kesehatan.

“Infrastruktur jalan yang bagus mempermudah masyarakat bergerak dan mendukung distribusi hasil produksi. Sementara fasilitas kesehatan yang memadai memperkuat akses masyarakat terhadap pelayanan dasar,” ujarnya.

Agus menegaskan, pembangunan Tebo tidak hanya mengandalkan kemampuan APBD. Di tengah keterbatasan fiskal daerah, pemerintah kabupaten berupaya memperluas sumber pembiayaan dengan mengakses program pemerintah pusat maupun skema pembiayaan pembangunan lainnya.

Baca Juga :  Relawan Cegah Covid-19 Sepakat Bersatu, Bagikan Masker Ke Warga

“Dukungan Rp68 miliar melalui Inpres Jalan Daerah serta Rp99,86 miliar melalui PT Sarana Multi Infrastruktur menunjukkan bahwa upaya tersebut telah membuka ruang pembiayaan pembangunan dengan nilai sekitar Rp167,86 miliar,” sebutnya.

Namun, menurut Agus, besarnya nilai dukungan anggaran bukan menjadi tujuan akhir. Hal yang lebih penting adalah memastikan pembiayaan tersebut diwujudkan dalam bentuk infrastruktur yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Yang lebih penting adalah bagaimana dukungan tersebut diwujudkan menjadi jalan yang lebih baik, konektivitas yang semakin kuat serta fasilitas kesehatan yang semakin mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, strategi jemput bola ke pemerintah pusat menjadi salah satu langkah Pemkab Tebo untuk memperluas ruang pembangunan sehingga keterbatasan APBD tidak menjadi penghalang dalam memenuhi kebutuhan infrastruktur masyarakat.

“Melalui sinergi dengan pemerintah pusat dan berbagai lembaga pembiayaan pembangunan, Pemkab Tebo terus berupaya memperkuat infrastruktur dasar dan pelayanan publik sebagai bagian dari langkah menuju Tebo Cerdas, Sehat dan Sejahtera Tahun 2030,” pungkasnya. (adl)