Cara Membuat Tumis Kangkung Tetap Hijau dan Tidak Berair, Ternyata Ini Rahasianya

Tumis kangkung hijau segar dengan bumbu bawang putih dan cabai merah yang menggugah selera. Foto: Madi/ Generate by AI

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Tumis kangkung menjadi salah satu menu sayuran favorit masyarakat Indonesia. Selain mudah ditemukan dan harganya relatif terjangkau, kangkung juga bisa diolah menjadi hidangan lezat dengan bumbu sederhana.

Namun, memasak tumis kangkung ternyata tidak selalu semudah yang dibayangkan. Banyak orang mengalami masalah ketika mengolah sayuran ini, mulai dari warna daun yang berubah menjadi gelap, tekstur terlalu lembek, hingga munculnya air berlebihan saat disajikan.

Padahal, tumis kangkung yang menggugah selera biasanya memiliki warna hijau segar, tekstur batang yang masih sedikit renyah, serta bumbu yang meresap tanpa membuat masakan terlalu berair.

Baca Juga :  Kue Padamaran: Manis dan Lembut dalam Setiap Gigitan

Untuk mendapatkan hasil tersebut, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, mulai dari pemilihan kangkung, proses pencucian, hingga teknik memasak.

1. Pilih Kangkung yang Masih Segar

Langkah pertama untuk menghasilkan tumis kangkung yang lezat adalah memilih bahan berkualitas.

Gunakan kangkung dengan daun berwarna hijau segar, batang tidak layu, dan tidak menunjukkan tanda-tanda pembusukan.

Kangkung yang sudah terlalu lama disimpan biasanya lebih mudah kehilangan tekstur ketika dimasak. Sebaliknya, kangkung segar cenderung menghasilkan tumisan yang lebih renyah dan menarik.

Baca Juga :  Cara Memasak Sehat Tanpa Mengurangi Rasa

Sebaiknya, olah kangkung tidak terlalu lama setelah dibeli agar kesegarannya tetap terjaga.

2. Tiriskan Kangkung Setelah Dicuci

Salah satu penyebab tumis kangkung menjadi terlalu berair adalah masih banyaknya air yang menempel pada sayuran setelah dicuci.

Karena itu, setelah kangkung dibersihkan menggunakan air mengalir, tiriskan terlebih dahulu hingga sebagian besar air pencucian hilang.