SIDAKPOST.ID, JAKARTA – Danantara Investment Management (DIM) merampungkan akuisisi Hotel Novotel Thakher Makkah beserta lahan pengembangan untuk pembangunan Kampung Haji Indonesia di Arab Saudi. Nilai transaksi tersebut diperkirakan mencapai 2 miliar riyal Saudi atau sekitar Rp9,6 triliun.
Dilansir dari NU Online, Rabu (28/10/2026), akuisisi tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 15 Tahun 2025 tentang Pembangunan Kampung Haji Indonesia di Makkah, Kerajaan Arab Saudi, yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto pada 16 Agustus 2025.
Langkah investasi tersebut mendapat perhatian Ketua Komisi Nasional (Komnas) Haji dan Umrah, Mustolih Siradj. Ia meminta agar kepemilikan aset di Makkah tidak hanya menjadi investasi jangka panjang, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi jamaah haji dan umrah Indonesia.
Menurut Mustolih, akuisisi hotel dan lahan pengembangan tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekosistem penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.
Kepemilikan aset di kawasan Makkah dinilai berpotensi meningkatkan kemandirian Indonesia dalam menyediakan akomodasi serta layanan pendukung bagi jamaah.
Namun, ia mengingatkan bahwa kepemilikan hotel dan fasilitas pendukung tidak secara otomatis menjamin penurunan biaya penyelenggaraan ibadah haji maupun umrah.
Karena itu, manfaat investasi perlu diukur melalui indikator yang jelas, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan, kepastian ketersediaan penginapan, hingga efisiensi biaya yang benar-benar dirasakan jamaah.
Dengan jumlah jamaah haji dan umrah Indonesia yang besar setiap tahun, keberadaan infrastruktur yang dikelola secara berkelanjutan dinilai dapat menjadi salah satu solusi untuk memperkuat pelayanan di Tanah Suci.









