13 Mahasiswa UI Yasni Bungo Ikuti Kukerta Internasional di Malaysia, Dilepas Bupati

Bupati Dedy Lepas Keberangkatan Mahasiswa UI Yasin Bungo Ikuti Kukerta Internasional di Malaysia. Foto : Julian

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Universitas Islam (UI) Yasni Bungo untuk pertama kalinya mengirimkan 13 mahasiswa mengikuti Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Internasional di Malaysia. Program ini menjadi langkah kampus tersebut memperluas jejaring pengabdian hingga tingkat internasional.

Keberangkatan 13 mahasiswa itu dilepas langsung Bupati Bungo, H. Dedy Putra, SH, M.Kn, di Rumah Dinas Bupati Bungo, Sabtu (31/10/2026).

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UI Yasni Bungo, Dr. M. Syukri Ismail, MA, mengatakan Kukerta Internasional ini merupakan program perdana yang menjadi catatan sejarah bagi kampus tersebut.

Baca Juga :  Ahmad Bisyri Pindah Tugas ke Medan, Sidakpost.id Sampaikan Apresiasi

Menurut Syukri, kegiatan berlangsung selama 1–28 November 2026. Sebanyak 13 mahasiswa mengikuti program ini, terdiri atas tiga laki-laki dan 10 perempuan. Mereka akan ditempatkan di lima lokasi Kukerta.

“Insya Allah, hari ini mereka berangkat dan dijadwalkan tiba di Kuala Lumpur besok pagi. Selanjutnya, pada Senin, dilakukan penyerahan di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL),” kata Syukri.

Rektor UI Yasni Bungo, Dr. Muhammad Solihin, M.Pd.I, mengaku bersyukur karena rencana mengirim mahasiswa ke luar negeri yang telah dirintis beberapa tahun terakhir akhirnya dapat direalisasikan.

Baca Juga :  Tipu Biliar Pakai QRIS Palsu, Pemuda Ini Ditangkap Polisi

Menurut dia, program tersebut terwujud setelah pihak kampus menjalin komunikasi intensif dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan sejumlah pihak terkait.

“Rencana ini sudah kita rancang beberapa tahun lalu. Alhamdulillah, tahun ini dapat kita realisasikan setelah melakukan komunikasi intensif bersama KBRI dan pihak terkait lainnya,” ujar Solihin.

Ia menyebut Kukerta Internasional sebagai langkah strategis untuk membangun jejaring akademik dan pengabdian masyarakat di tingkat global.