Kangkung juga bisa diletakkan dalam saringan selama beberapa menit sebelum dimasukkan ke dalam wajan.
Langkah sederhana ini membantu mengurangi tambahan air saat proses menumis.
3. Gunakan Wajan yang Sudah Panas
Suhu wajan memiliki peran penting dalam menghasilkan tumis kangkung yang tetap hijau.
Sebelum memasukkan sayuran, panaskan wajan dan sedikit minyak terlebih dahulu. Tumis bawang putih, bawang merah, atau cabai hingga mengeluarkan aroma harum.
Setelah bumbu siap, masukkan kangkung dan aduk secara cepat agar terkena panas secara merata.
Memasak dengan panas yang cukup tinggi dalam waktu singkat membantu kangkung matang tanpa terlalu lama berada di dalam wajan.
Namun, pastikan bumbu tidak sampai gosong karena dapat memengaruhi rasa masakan.
4. Hindari Menambahkan Terlalu Banyak Air
Kangkung merupakan sayuran yang memiliki kandungan air cukup tinggi. Ketika terkena panas, sebagian air alami dari jaringan sayuran akan keluar.
Oleh sebab itu, penambahan air dalam jumlah besar sebenarnya tidak diperlukan untuk membuat tumis kangkung.
Jika ingin membantu melarutkan bumbu, cukup tambahkan sedikit air sesuai kebutuhan.
Penggunaan saus tiram, kecap, atau bumbu cair lainnya juga perlu diperhitungkan karena dapat menambah jumlah cairan dalam masakan.
Dengan membatasi cairan, tumis kangkung akan terasa lebih gurih dan tidak menyerupai sayur berkuah.
5. Jangan Memasak Kangkung Terlalu Lama
Kesalahan yang sering terjadi saat menumis kangkung adalah membiarkannya terlalu lama di atas kompor.
Padahal, kangkung termasuk sayuran yang cepat matang.
Memasak terlalu lama dapat menyebabkan daun kehilangan warna hijau segarnya, sementara batang menjadi terlalu lunak.









