Cara Memasak Jengkol agar Empuk dan Tidak Bau Menyengat, Ternyata Ini Trik Sederhananya

Olahan jengkol balado dengan bumbu rempah yang menggugah selera. Foto: Madi/ Generate by AI

Jengkol yang telah dimasak sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang.

Apabila tidak langsung dikonsumsi, simpan dalam wadah tertutup dan masukkan ke lemari pendingin setelah suhunya cukup turun.

Penyimpanan yang tepat membantu menjaga kualitas makanan sekaligus mengurangi risiko pertumbuhan mikroorganisme penyebab kerusakan.

Apakah Bau Jengkol Bisa Hilang Sepenuhnya?

Aroma khas jengkol berasal dari senyawa mengandung sulfur yang secara alami terdapat di dalamnya.

Baca Juga :  Rahasia Nasi Goreng Rumahan agar Harum, Gurih, dan Tidak Lembek

Proses perendaman, perebusan, serta penggunaan bumbu aromatik dapat membantu mengurangi atau menyamarkan sebagian aromanya. Namun, bau jengkol tidak selalu dapat dihilangkan sepenuhnya.

Perlu diketahui pula bahwa mengurangi bau tidak berarti menghilangkan seluruh kandungan asam jengkolat. Konsumsi jengkol dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada sebagian orang, terutama jika dikonsumsi berlebihan atau memiliki kerentanan tertentu.

Baca Juga :  Ayam Bawang Gurih Wangi, Menu Rumahan Sederhana dengan Aroma Menggoda

Dengan pemilihan bahan, perendaman, dan perebusan yang tepat, jengkol dapat diolah menjadi hidangan yang lebih empuk, gurih, dan menggugah selera.

Trik sederhana tersebut bisa dicoba di rumah untuk membuat semur, balado, maupun rendang jengkol sebagai menu pelengkap makan bersama keluarga.

Sumber referensi:

  • https://food.detik.com/info-kuliner/d-8698185/5-tips-masak-jengkol-agar-tidak-bau-dan-teksturnya-empuk-legit
  • https://rri.co.id/semarang/kuliner/1993528/tips-merebus-jengkol-agar-empuk-dan-tidak-bau

Editor: Madi