Enam Ruko di Pasar Tirta Kencana Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp1,5 Miliar

Kebakaran hebat menghanguskan enam unit rumah toko (ruko) di kawasan Pasar Unit 6, Desa Tirta Kencana, Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, Sabtu (31/10/2026) malam. Foto: Amir

SIDAKPOST.ID, TEBO – Kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Unit 6, Desa Tirta Kencana, Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, Sabtu (31/10/2026) malam.

Enam rumah toko (ruko) semi permanen milik warga di Jalan Meranti ludes dilalap api. Kerugian akibat peristiwa itu ditaksir mencapai Rp1,5 miliar.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 20.12 WIB. Kobaran api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan yang berada di kawasan pertokoan tersebut.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Tebo mengerahkan empat unit armada untuk menjinakkan api.

Baca Juga :  Usai Ops Damai Cartenz Papua, Personil Terima Penghargaan dari Kapolres Tebo

Dua unit berasal dari Pos Damkar Rimbo Bujang, satu unit dari Pos Damkar Tebo Ulu, dan satu unit dari Markas Komando (Mako) Kabupaten Tebo.

Enam ruko yang terbakar diketahui milik Rajab, Juntak, Subhan, Diki, Sucipto, dan Ucok. Luas area kebakaran diperkirakan mencapai 50 x 30 meter.

Petugas berjibaku memadamkan api hingga akhirnya kobaran berhasil dikendalikan pada Minggu (1/11/2026) dini hari, sekitar pukul 00.06 WIB.

Setelah memastikan kondisi terkendali, seluruh armada kembali ke markas sekitar pukul 00.26 WIB.

Baca Juga :  Nobar Film G 30 S/PKI, Siswa MTs Darurahman Tebo Terharu

Kabid Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Tebo, Habibi membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. Ia mengatakan, empat armada diterjunkan untuk mempercepat proses pemadaman.

“Kami mengerahkan empat unit armada, yakni dua dari Pos Damkar Rimbo Bujang, satu dari Pos Damkar Tebo Ulu, dan satu dari Mako Pal 12 Tebo Tengah,” kata Habibi saat dikonfirmasi Sidakpost.id.

Sementara itu, Komandan Pos Damkar Rimbo Bujang, Paijo mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp1,5 miliar.