Penuh Haru Cerita Nakes P3K Paruh Waktu ke DPRD Bungo, 4 Bulan Belum Terima Gaji 

Rapat dengar pendapat (RDP) DPRD Bungo, Gaji Tenaga kesehatan P3K Paruh Waktu akan dibayarkan 4 bulan sekaligus. Foto : Julian

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Suasana Rapat dengar pendapat (RDP) di DPRD Kabupaten Bungo mendadak menjadi haru.

Tangis tenaga kesehatan (Nakes) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu pecah saat menyampaikan aspirasi terkait gaji yang hingga kini belum juga dibayarkan, Senin (27/4/2026).

Di hadapan para wakil rakyat, para pejuang kesehatan ini menumpahkan keluh kesah terkait hak-hak mereka yang terabaikan selama berbulan-bulan.

Didampingi Ormas GEMPUR, Audiensi ini dipimipin oleh Ketua DPRD Bungo, Muhammad Adani didampingi Waka II Darwandi, Komisi I dan Komisi III dan anggota dewan lainnya.

Baca Juga :  Pemkot Sungai Penuh Peringati Hardiknas Tahun 2022

Dalam pertemuan itu, pernyataan memilukan terungkap ketika seorang nakes menceritakan pengalamannya yang terpaksa menunda tindakan medis darurat.

​” Kami harus operasi usus buntu ke rumah sakit, namun saat diperiksa BPJS kami tidak aktif. Akhirnya berobat ditunda, operasi pun ditunda dulu karena tidak ada biaya,” ungkap salah satu perwakilan nakes dengan nada bergetar.

Mendengar kesaksian pilu tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Bungo tak kuasa menahan tangis di tengah rapat berlangsung.

Baca Juga :  Bupati Merangin Launching Aplikasi Elektronik Siap Nikah dan Hamil

​” Sangat tidak manusiawi hak mereka tertunda, ini sangat menyentuh hati, jangan sampai terjadi lagi,” tegasnya sembari menyeka air mata.

Diakhiri dengan kepastian gaji yang tertunda dibayar 15 Mei 2026 mendatang selambat-lambatnya pada tanggal 20 Mei 2026 harus dibayar sekaligus.

Waka II DPRD Kabupaten Bungo, Darwandi menegaskan pihak terkait menyepakati seluruh gaji P3K yang tertunda akan diselesaikan.

“ Sudah disepakati, keterlambatan 4 bulan gaji dibayar sekaligus, paling lambat 20 Mei mendatang,” tegasnya. (jul)