SIDAKPOST.ID, BUNGO – Perubahan paling nyata dari Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 di Desa Tanjung Agung bukan hanya terlihat pada bangunan yang diperbaiki.
Program ini mulai mengakhiri keterbatasan yang selama ini dirasakan warga saat beribadah. Tempat wudhu Langgar Nurul Fajri kini dibangun lebih layak, lengkap dengan fasilitas yang akan memudahkan masyarakat menjalankan salat setiap hari.
Rehabilitasi langgar memasuki tahap pemasangan keramik di area tempat wudhu dan MCK.
Di bawah terik matahari, personel Satgas TMMD bekerja teliti memasang setiap keping keramik. Bagi mereka, pekerjaan itu bukan sekadar mengejar target penyelesaian, melainkan memastikan masyarakat memperoleh fasilitas ibadah yang bersih, aman, dan bertahan lama.
Koordinator rehabilitasi Langgar Nurul Fajri, Kapten Inf Dofi Saputra, menegaskan seluruh pekerjaan dilakukan dengan mengutamakan kualitas.
Menurut dia, bangunan yang dikerjakan melalui TMMD harus memberi manfaat nyata, bukan hanya selesai secara fisik.
“Kualitas memang yang utama. Bukan sekadar dipasang, tetapi harus benar-benar baik sehingga masyarakat merasa nyaman saat menggunakannya. Sesuai arahan pimpinan, semua pekerjaan harus dikerjakan dengan maksimal,” ujar Dofi, Kamis (30/7/2026). Keberadaan tempat wudhu yang lebih representatif akan mengubah kebiasaan warga sebelum beribadah. Nantinya, fasilitas itu dilengkapi keran dan pasokan air bersih yang memadai sehingga masyarakat tidak lagi kesulitan mengambil air wudhu.
“Harapan kami, setelah selesai nanti masyarakat tidak lagi kesulitan berwudhu. Fasilitas sudah dilengkapi keran dan air bersih yang memadai sehingga warga bisa lebih nyaman beribadah,” katanya.









