SIDAKPOST.ID, TEBO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo bergerak cepat menyikapi berbagai polemik yang terjadi di Desa Bukit Pemuatan, Kecamatan Serai Serumpun. Atas instruksi langsung Bupati Tebo, tim investigasi gabungan yang terdiri dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diterjunkan ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap berbagai persoalan yang menjadi perhatian masyarakat.
Tim investigasi tersebut dikomandoi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tebo, Sugiyarto. Ia menjelaskan, investigasi dilakukan dengan membagi tim berdasarkan bidang dan objek pemeriksaan sesuai kewenangan masing-masing OPD.
“Atas instruksi Bupati Tebo, tim dari sejumlah OPD sudah turun langsung ke Desa Bukit Pemuatan. Setiap tim memiliki tugas dan objek pemeriksaan yang berbeda sesuai kewenangannya,” ujar Sugiyarto kepada wartawan, Selasa (28/7/2026).
Menurutnya, terdapat empat fokus utama dalam investigasi yang tengah dilakukan. Pertama, melakukan pengecekan terhadap aset-aset yang telah dibongkar. Kedua, menelusuri persoalan portal yang selama ini menjadi polemik di tengah masyarakat.
Kemudian, tim juga menginventarisasi sekaligus mengkaji status lahan restan. Selain itu, investigasi turut meneliti persoalan lahan konsesi yang menjadi bagian dari konflik yang terus berkembang di Desa Bukit Pemuatan.
Sugiyarto mengatakan, seluruh hasil investigasi nantinya akan dirumuskan dalam bentuk laporan resmi yang akan disampaikan kepada Bupati Tebo sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan langkah dan kebijakan selanjutnya.
“Kami berharap minggu ini seluruh hasil kajian sudah dapat disampaikan kepada Bupati. Paling lambat hari Senin mendatang, laporan lengkap sudah berada di meja Bupati sebagai dasar untuk menentukan langkah dan kebijakan selanjutnya,” jelasnya.
Ia menambahkan, turunnya tim investigasi lintas OPD ini menjadi perhatian publik karena diharapkan mampu memberikan kepastian hukum dan administrasi terhadap berbagai persoalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat Desa Bukit Pemuatan.
“Masyarakat menaruh harapan besar agar hasil investigasi tersebut tidak berhenti pada penyusunan laporan semata, melainkan ditindaklanjuti melalui langkah-langkah konkret sesuai ketentuan hukum dan peraturan yang berlaku guna menyelesaikan berbagai persoalan yang terjadi di Desa Bukit Pemuatan,” pungkas Sugiyarto. (adl)









