3. Ketimpangan Kesempatan Kerja
Lapangan pekerjaan formal lebih banyak tersedia di kota besar. Sementara itu, masyarakat di daerah pedesaan masih bergantung pada sektor pertanian atau pekerjaan informal dengan pendapatan yang relatif rendah.
4. Perbedaan Kepemilikan Aset
Sebagian kecil masyarakat memiliki aset berupa tanah, properti, maupun modal usaha dalam jumlah besar. Sebaliknya, sebagian masyarakat lainnya hanya mengandalkan pendapatan harian sehingga sulit meningkatkan taraf hidup.
5. Kemajuan Teknologi yang Tidak Merata
Perkembangan teknologi memberikan banyak peluang ekonomi. Namun, masyarakat yang belum memiliki akses internet, perangkat digital, atau keterampilan teknologi akan semakin tertinggal.
Contoh Kasus Ketimpangan Sosial di Indonesia
Kesenjangan Wilayah
Perbedaan kualitas infrastruktur antara daerah perkotaan dan pedesaan masih terlihat jelas. Di beberapa wilayah terpencil, akses jalan, listrik, internet, dan layanan kesehatan belum sebaik di kota besar.
Ketimpangan Pendidikan
Sekolah di daerah perkotaan umumnya memiliki fasilitas yang lebih lengkap dibandingkan sekolah di daerah terpencil. Hal ini memengaruhi kualitas pembelajaran dan peluang siswa untuk melanjutkan pendidikan.
Ketimpangan Pendapatan
Perbedaan pendapatan antara kelompok masyarakat berpenghasilan tinggi dan rendah masih cukup besar. Kondisi ini memengaruhi daya beli, kualitas hidup, dan kesempatan memperoleh layanan yang lebih baik.
Akses Pelayanan Kesehatan
Rumah sakit dengan fasilitas lengkap umumnya berada di kota besar, sedangkan masyarakat di daerah terpencil sering kali harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.









