Ia mengatakan kualitas udara di sejumlah wilayah Jambi juga mulai terdampak kabut asap. Bahkan, sejumlah sekolah telah menerapkan pembelajaran dari rumah karena kualitas udara berada pada kategori tidak sehat.
“Tidak semua daerah kondisinya sama. Ada yang masih bagus, tetapi kita tetap waspada dan terus memantau bersama tim,” katanya.
Sementara itu, Bupati Tanjabtim Dillah Hikmasari meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat menggunakan kompor dan peralatan listrik, terutama di tengah cuaca kering.
Dillah juga meminta camat, lurah dan kepala desa terus menyampaikan imbauan kepada masyarakat melalui masjid maupun pertemuan warga.
“Rumah-rumah sekarang kondisinya kering. Jadi hati-hati menggunakan kompor dan listrik. Jangan sampai terjadi lagi kejadian seperti ini,” kata Dillah.
Ia juga mengingatkan masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar. Menurut Dillah, api dapat dengan cepat menyebar dalam kondisi lahan yang kering.
“Jangan membakar lahan. Lebih baik kita manfaatkan program bantuan alat berat untuk membuka lahan. Kita juga bersama Masyarakat Peduli Api akan terus mengecek kondisi lapangan dan titik hotspot,” ujarnya. (Ais)









