Ahmad Bisyri menegaskan, bahwa dengan penyerahan tersebut menjadi bukti nyata manfaat program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan kepada keluarga ketika pekerja menghadapi risiko meninggal dunia.
Menurutnya, manfaat BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya dirasakan oleh pekerja, tetapi juga memberikan perlindungan bagi keluarga yang ditinggalkan.
“ Santunan yang diberikan kepada ahli waris ini menunjukkan bahwa jaminan sosial ketenagakerjaan bukan sekadar kepesertaan atau kartu, tetapi merupakan bentuk nyata hadirnya perlindungan bagi pekerja dan keluarganya. Kami berharap manfaat ini dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan,”Ungkapnya.
Lebih lanjut, kata Bisyri, pasar merupakan salah satu lokasi strategis untuk mendorong peningkatan kepesertaan karena banyak terdapat pekerja sektor informal yang memiliki risiko dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Melalui kegiatan itu, Ia berharap peningkatan kepesertaan pekerja sektor informal juga menjadi bagian penting dalam mendorong Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ) di Kabupaten Bungo, sehingga semakin banyak pekerja yang terlindungi dan keluarga pekerja dapat menjalani kehidupan dengan lebih aman dan tenang. “Kerja Nyaman, Keluarga Aman, Bersama Wujudkan UCJ di Kabupaten Bungo.
“ Target kami bukan hanya meningkatkan jumlah peserta, tetapi memastikan semakin banyak pekerja di Kabupaten Bungo yang benar-benar terlindungi. Dengan semakin luasnya cakupan kepesertaan, semakin kuat pula perlindungan sosial bagi masyarakat pekerja,” Tambahnya.
Melalui kegiatan Gebyar Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan ini, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Muara Bungo terus mendorong terciptanya kesadaran kolektif bahwa perlindungan jaminan sosial merupakan bagian penting dari kesejahteraan pekerja. (jul)









