Ia menambahkan, pengawasan terhadap progres pekerjaan dilakukan secara intensif guna menjaga kualitas serta memastikan target penyelesaian tercapai sesuai rencana.
“Kita ingin seluruh sasaran TMMD tepat sasaran serta memiliki kwalitas yang baik sehingga, apa yang dibangun dirasakan manfaat bagi masyarakat,” tutupnya.
Di sisi lain, masyarakat Desa Seko Besar mulai merasakan langsung manfaat program tersebut. Perubahan yang terjadi dinilai sangat membantu, terutama dalam pemenuhan kebutuhan air bersih dan akses jalan.
“Dulu kami kesulitan air dan jalan. Sekarang sudah mulai berubah. Kami sangat terbantu,” ujar salah seorang warga.
Dengan pendekatan terpadu antara pembangunan fisik dan pemberdayaan masyarakat, TMMD ke-128 di Desa Seko Besar menjadi model percepatan pembangunan desa yang tidak hanya membuka akses, tetapi juga memperkuat fondasi kesejahteraan jangka panjang. (Ais)








