Lewat TMMD, Sinergi TNI dan Pemda Percepat Pemerataan Pembangunan

Dandim 0416/Bungo Tebo Letkol Yudi S.Y Selaku Dansatgas TMMD ke-129 bersama Wabup Bungo Tri Wahyu Hidayat, Kepala.BPBD Provinsi Jambi, dan Danrem 042/Garuda Putih tinjau langsung Pembangunan Rumah Layak Huni di Kampung Pancuran Gading, Desa Tanjung Agung. Foto : Sari

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Muko Muko Bathin VII, Kabupaten Bungo, menjadi salah satu upaya mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan.

Melalui kolaborasi Kodim 0416/Bungo Tebo dan Pemerintah Kabupaten Bungo, berbagai sasaran fisik dan nonfisik dikerjakan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Kegiatan itu meliputi pembukaan badan jalan, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), perbaikan tempat ibadah, pembangunan fasilitas umum, hingga penyuluhan kepada warga.

Baca Juga :  Bangunan Usang Disulap Menjadi Madrasah Nyaman, Bentuk Kepedulian TNI AD

Komandan Kodim 0416/Bungo Tebo, Letkol Inf Yudi Susilo Yudhanto, mengatakan TMMD merupakan bentuk sinergi TNI dan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“TMMD bukan sekadar membangun jalan atau bangunan fisik. Program ini menjadi wujud kehadiran negara melalui kolaborasi TNI dan pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan di wilayah yang membutuhkan,” kata Yudi, Minggu (26/7/2026).

Menurut dia, pembangunan infrastruktur melalui TMMD diharapkan membuka akses transportasi yang lebih baik, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.

Baca Juga :  Koptu Syafarudin, Ajak Warga Pasang Lampu Jalan di Depan Rumah

Yudi juga menilai keterlibatan masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan menjadi salah satu faktor penting keberhasilan program tersebut. Semangat gotong royong, kata dia, memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Harapannya, hasil pembangunan ini tidak hanya memberi manfaat bagi masyarakat saat ini, tetapi juga menjadi fondasi bagi kemajuan desa dan memperkuat budaya gotong royong dalam pembangunan daerah,” ujarnya. (Sri)