“Selain diskusi dan paparan, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk menyelaraskan peran antar lembaga, termasuk pelibatan Kapolsek dan perangkat desa dalam mengawal program ketahanan pangan di lapangan, ” pungkasnya.
Dalam kegiatan ini, masing- masing Perusahaan menyampaikan progres dan komitmen mereka terhadap program tersebut. Sejumlah perusahaan seperti PT PHK dan PT RAU melaporkan telah memulai penanaman jagung dan menyerahkan lahan kepada masyarakat, meski menghadapi kendala seperti hama dan konflik .lahan.
Perusahaan lain seperti PT ABT, PT SKU, dan PT LUK menyatakan siap melaksanakan program setelah melakukan koordinasi internal lebih lanjut. (adl)







