SIDAKPOST.ID, TEBO – Ketua RW 01 Kelurahan Sungai Bengkal, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, Almizan, menyatakan keberatannya terhadap rencana PT Montd’or Oil Tungkal Ltd yang akan memanfaatkan Jalan TMMD sebagai jalur pipa minyak dan gas (migas).
Menurut Almizan, rencana tersebut berpotensi menghambat harapan masyarakat yang selama ini menginginkan kawasan di sepanjang Jalan TMMD berkembang menjadi wilayah permukiman dan pusat aktivitas ekonomi baru.
Ia menjelaskan, lahan yang dihibahkan masyarakat untuk pelebaran Jalan TMMD diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Tebo dengan tujuan mendukung kepentingan umum, membuka akses transportasi, sekaligus mendorong pertumbuhan kawasan permukiman di masa mendatang.
“Harapan masyarakat saat menghibahkan tanah adalah agar kawasan sepanjang jalan ini berkembang menjadi permukiman dan pusat ekonomi baru, bukan untuk jalur pipa perusahaan,” kata Almizan kepada wartawan, Rabu (17/6/2026).
Menurutnya, keberadaan jalur pipa migas dikhawatirkan dapat memengaruhi minat masyarakat untuk membangun rumah maupun berinvestasi di kawasan tersebut. Kondisi itu dinilai berpotensi memperlambat perkembangan wilayah yang selama ini diproyeksikan menjadi kawasan hunian.
Almizan mengatakan, kekhawatiran warga muncul karena adanya persepsi risiko terhadap infrastruktur migas. Selain itu, masyarakat juga mengacu pada sejumlah insiden kebocoran maupun gangguan fasilitas migas yang pernah terjadi di beberapa daerah.
“Masyarakat tentu memiliki kekhawatiran. Yang dipikirkan warga adalah keselamatan keluarga dan masa depan kawasan yang direncanakan menjadi permukiman,” ujarnya.







