SIDAKPOST.ID, TEBO – Bupati Tebo Agus Rubiyanto memimpin rapat persiapan pelaksanaan Program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Tebo, Senin (6/7/2026).
Rapat tersebut membahas kesiapan pelaksanaan program pendidikan yang menjadi salah satu proyek strategis nasional di bidang pendidikan.
Sejumlah aspek menjadi pembahasan, mulai dari kesiapan sarana dan prasarana, penyediaan sumber daya manusia, mekanisme penerimaan peserta didik baru, hingga koordinasi lintas organisasi perangkat daerah agar seluruh tahapan berjalan sesuai target.
Bupati Agus Rubiyanto mengatakan Program Sekolah Nasional Terintegrasi merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tebo meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mendukung visi pembangunan daerah Tebo Cerdas 2030.
“Program ini menjadi langkah strategis untuk mencetak sumber daya manusia Kabupaten Tebo yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan global. Karena itu, seluruh perangkat daerah harus memberikan dukungan penuh agar pelaksanaannya berjalan optimal,” kata Agus.
Menurut Agus, Kabupaten Tebo menjadi salah satu dari tiga daerah di Pulau Sumatera yang dipercaya menjadi lokasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi.
Penunjukan tersebut merupakan hasil koordinasi dan komitmen pemerintah daerah dalam mengusulkan program prioritas pemerintah pusat.
Ia menyebut pemerintah pusat mengalokasikan investasi sekitar Rp450 miliar untuk membangun kawasan pendidikan modern berstandar internasional di Kabupaten Tebo.
Pada tahap awal, Sekolah Nasional Terintegrasi ditargetkan mulai menerima peserta didik baru pada 2026. Penerimaan akan dibuka untuk dua rombongan belajar (rombel) jenjang SMP dan dua rombongan belajar jenjang SMA.








