“Banyak kasus perilaku menyimpan pada anak juga disebabkan karena kesibukan para orang tua, baik yang bekerja dan lain sebagainya. Akibat kesibukan itu, semua perhatian kepada anak menjadi berkurang. Terkait perilaku menyimpang dilakukan anak-anak itu, kesalahan kita semua,” kata Bram.
Tentu sebagai Kapolres sebisa mungkin akan membantu para orang tua agar anak -anak baik yang usia sekolah maupun non usia sekolah, memberikan beberapa resep agar tetap terjaga dengan baik kemudian tidak terlibat dalam perilaku menyimpang.
“Untuk remaja usia sekolah, saya sudah berbicara langsung dengan semua baik itu kepala sekolah, hingga diknas mengajak agar seluruh kepala sekolah menyisihkan dana bos, untuk kegiatan-kegiatan positif lebih lama anak-anak di sekolah,” paparnya.
Selain itu, dirinya juga sudah berkoordinasi dengan PBNU Kabupaten Bungo supaya di setiap dusun mengaktifkan mengaji antara Isya dan Magrib, karena ini sempat vakum akibat pandemi covid-19. Kesibukan yang begitu aktif anak -anak akan lebih terjaga.
“Dengan pihak Dispora saya juga sudah berkoordinasi agar membuat kegiatan di tingkat kabupaten atau kecamatan antar sekolah. Dengan seperti itu, anak – anak kita lebih fokus dengan kegiatan positif, dengan ini, saya yakin semua niat baik kita akan berjalan sukses demi masa depan anak-anak kita,” pungkasnya. (zek)







