Bungo  

Gabungan Ormas Gempur dan Inakor Desak Polisi Usut Dugaan Kekerasan di PT. KIM

Gabungan Ormas Gempur dan Inakor Berunjuk Rasa di Depan Mapolres Bungo. Foto : Julian

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Aliansi gabungan dari Organisasi Masyarakat (Ormas) Gempur dan LSM Inakor menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolres Bungo, pada Rabu (2/9/2026).

Demonstrasi ini merupakan respons terhadap video viral yang memperlihatkan dugaan tindak kekerasan terhadap warga pencari damar di area PT. Kuansing Inti Makmur (PT KIM), Kecamatan Jujuhan beberapa waktu lalu. Insiden tersebut memicu gelombang protes keras serta sorotan tajam.

Massa aksi ini, menuntut aparat penegak hukum bergerak cepat untuk mengusut tuntas perkara ini dan segera menangkap oknum pelaku yang tega melakukan tindakan represif, terlebih korbannya merupakan kalangan ibu-ibu.

Baca Juga :  Polres Bungo Teken Fakta Integritas Tolak Ankum, Judi Online dan Narkoba

Ketua Ormas Gempur Bungo, Mustakim, secara tegas mendesak agar Kapolres Bungo beserta jajarannya tidak tinggal diam dalam menyikapi persoalan kemanusiaan ini.

Ia menilai, insiden tersebut sudah masuk ke ranah pidana, dan meminta aparat kepolisian bertindak cepat dan tegas.

“Kami mengutuk keras aksi kekerasan ini. Apalagi yang menjadi korban adalah seorang ibu-ibu. Hukum harus ditegakkan secara adil tanpa pandang bulu,” ujar Mustakim.

Baca Juga :  256 Mahasiswa IAI Yasni Muara Bungo Diwisuda

Senada dengan hal itu, Ketua LSM Inakor, Fahlepi, menekankan agar proses hukum berjalan transparan dan ditegakkan seadil-adilnya.

“Jangan sampai ada kesan hukum itu tajam ke bawah tapi tumpul ke atas,” tegas Fahlepi.

Aksi unjuk rasa berjalan dengan pengawalan ketat dari aparat keamanan Polres Bungo. Perwakilan massa juga menyatakan akan terus mengawal kasus ini hingga para pelaku benar-benar diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

Massa aksi juga bergerak mendatangi titik lokasi Kantor Bupati Bungo, dan DPRD Kabupaten Bungo. (jul)