Ustaz Adi Hidayat: Jangan Terjebak Menyesali yang Belum Dicapai

ustadz adi hidayat. Foto: muhammadiyah.or.id

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Pendakwah nasional Adi Hidayat mengingatkan pentingnya sikap syukur dalam menjalani kehidupan. Menurutnya, banyak orang justru lebih fokus pada hal-hal yang belum berhasil diraih dibandingkan mensyukuri nikmat yang telah dimiliki.

Dalam salah satu kajiannya, Ustaz Adi Hidayat menyampaikan bahwa kecenderungan manusia sering kali terjebak pada rasa kecewa terhadap target yang belum tercapai. Akibatnya, berbagai nikmat yang telah diberikan Allah SWT luput dari perhatian.

“Kebanyakan dari kita tidak mensyukuri apa yang sudah kita miliki, tetapi kita menyesali apa yang belum kita capai,” ujar Adi Hidayat dalam tausiyahnya.

Baca Juga :  Keluarga Sakinah: Kunci Keharmonisan dalam Perspektif Islam

Menurutnya, sikap tersebut dapat membuat seseorang sulit merasakan ketenangan dan kebahagiaan. Padahal, jika menoleh sejenak pada berbagai nikmat yang telah dimiliki, mulai dari kesehatan, keluarga, pekerjaan, hingga kesempatan beribadah, maka akan ditemukan banyak alasan untuk bersyukur.

Ia menjelaskan bahwa rasa syukur bukan berarti berhenti berusaha atau tidak memiliki cita-cita. Sebaliknya, syukur merupakan fondasi yang membuat seseorang lebih bijak dalam mengejar tujuan hidup tanpa terbebani oleh rasa iri maupun penyesalan berlebihan.

Baca Juga :  Keutamaan Rezeki Halal dalam Islam dan Dampaknya bagi Kehidupan

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kebahagiaan tidak selalu ditentukan oleh seberapa banyak target yang berhasil dicapai. Kebahagiaan juga lahir dari kemampuan menghargai setiap nikmat yang telah ada di tangan.

Melalui tausiyahnya, Adi Hidayat mengajak umat Islam untuk membangun kebiasaan bersyukur setiap hari. Dengan bersyukur, seseorang akan lebih mudah melihat sisi positif kehidupan dan tetap optimistis dalam menghadapi berbagai tantangan.