SIDAKPOST.ID, MEKSIKO – Meksiko menegaskan statusnya sebagai salah satu tim paling impresif di fase grup Piala Dunia FIFA 2026. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Mexico City Stadium, El Tri menaklukkan Republik Ceko dengan skor telak 3-0 pada laga terakhir Grup A, Kamis (25/6/2026) WIB.
Hasil ini membuat Meksiko menyapu bersih tiga pertandingan fase grup dengan kemenangan sekaligus memastikan diri lolos ke babak gugur sebagai juara Grup A. Sebaliknya, kekalahan tersebut mengakhiri langkah Republik Ceko di turnamen.
Berdasarkan pantauan sidakpost.id melalui siaran langsung pertandingan, Republik Ceko sebenarnya tampil cukup berani pada awal pertandingan karena membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang lolos. Denis Visinsky sempat memberikan ancaman pada menit kedelapan melalui tendangan rendah yang hanya melenceng tipis dari sasaran.
Namun, Meksiko yang sudah memastikan tiket ke babak berikutnya tetap tampil disiplin dan perlahan menguasai jalannya pertandingan. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-55 saat Mateo Chavez memanfaatkan kecepatannya menerobos pertahanan lawan sebelum menaklukkan kiper Ceko.
Gol tersebut membuat suasana Mexico City Stadium bergemuruh. Enam menit kemudian, Meksiko kembali menggandakan keunggulan lewat sontekan Julian Quinones dari jarak dekat yang mengubah skor menjadi 2-0.
Keunggulan dua gol membuat Meksiko semakin nyaman mengendalikan permainan. Pelatih Javier Aguirre kemudian memasukkan kiper veteran Guillermo Ochoa pada menit ke-78. Penampilan itu menjadi momen bersejarah karena Ochoa tercatat tampil dalam enam edisi Piala Dunia.
Pesta kemenangan tuan rumah akhirnya ditutup oleh Alvaro Fidalgo yang mencetak gol ketiga pada masa injury time menit 90+4. Skor 3-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan atas Republik Ceko sekaligus mencatatkan sejarah baru bagi Meksiko. Untuk pertama kalinya sepanjang keikutsertaan mereka di Piala Dunia, El Tri berhasil memenangkan seluruh pertandingan fase grup. Meksiko juga sukses menjaga gawang tetap nirbobol dalam tiga laga fase grup, pencapaian yang terakhir kali mereka raih pada edisi 1970.
Menjelang laga babak gugur, kubu Meksiko memilih tetap merendah dan fokus menghadapi tantangan berikutnya.
“(Pelatih meminta kami) memiliki kepribadian, bermain seperti yang biasa kami lakukan di klub, dan memberikan segalanya untuk negara ini karena kami tidak akan pernah lagi memiliki Piala Dunia di kandang sendiri,” ujar gelandang Meksiko, Obed Vargas, seperti dikutip dari rilis resmi FIFA.
Senada dengan itu, penyerang Meksiko Guillermo Martinez menegaskan timnya tidak ingin terlena dengan hasil sempurna di fase grup.
“Saya pikir hal terpenting adalah tetap tenang. Grup ini memiliki pola pikir seperti itu, disertai kerendahan hati. Kami adalah tim yang bekerja sangat keras. Kami belum puas dengan apa yang sudah kami capai. Kami menjalani semuanya selangkah demi selangkah dan saat ini pertandingan berikutnya adalah yang paling penting bagi kami,” kata Martinez. (Sum)







