Hukum, Tebo  

Duel Gegara PETI di Teluk Langkap, Korban Cidera Dirawat di RSUD STS Teb

Tampak IS, korban dugaan penganiayaan terkait aktivitas PETI di Desa Teluk Langkap, Kecamatan Sumay, menjalani perawatan di RSUD Sultan Thaha Saifuddin (STS) Tebo. Foto : Lalu

SIDAKPOST.ID, TEBO – Perselisihan yang diduga terjadi di lokasi penambangan emas tanpa izin (PETI) di Desa Teluk Langkap, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo, berujung dugaan penganiayaan.

Seorang warga mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan di RSUD Sultan Thaha Saifuddin (STS) Muara Tebo, Rabu (15/7/2026).

Korban berinisial IS (28), warga Desa Teluk Langkap. Sementara terduga pelaku berinisial G (61), juga warga desa setempat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun sidakpost.id, peristiwa tersebut diduga bermula dari perselisihan di lokasi aktivitas PETI jenis dompeng. Keributan kemudian berujung aksi kekerasan.

Baca Juga :  Ini Dia 7 Nama Korban, PETI Lobang Jarum di Merangin

Seorang warga setempat yang tak mau disebut namanya, membenarkan adanya keributan tersebut. Menurut dia, korban langsung dibawa ke RSUD STS Muara Tebo untuk mendapatkan perawatan medis.

“Korban langsung dibawa ke RSUD STS Muara Tebo untuk mendapatkan perawatan medis,” ujarnya.

Kasus tersebut dilaporkan ke Polsek Sumay dengan Nomor: LP/B-89/VII/2026/SPKT/Polsek Sumay/Polres Tebo/Polda Jambi, tertanggal 15 Juli 2026.

Berdasarkan laporan kepolisian, korban diduga mengalami pemukulan, gigitan pada tangan kanan, serta pukulan menggunakan kayu pada bagian punggung. Korban disebut sempat tidak sadarkan diri sebelum dilarikan ke rumah sakit.

Baca Juga :  Ular Piton Serang Kandang Ayam Milik Kadisdik Tebo

Kasat Reskrim Polres Tebo IPTU Rimhot Nainggolan melalui Kanit Pidum IPDA Sumarlin membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan tersebut.

“Memang benar, kami telah menerima laporan terkait dugaan tindak pidana penganiayaan yang terjadi di Desa Teluk Langkap, Kecamatan Sumay. Saat ini perkara tersebut sedang dalam proses penyelidikan dan penyidikan,” kata Sumarlin.