TP PKK Jambi Gandeng DLH dan OJK Edukasi Warga Kelola Sampah dan Hindari Keuangan Ilegal

Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hesti Haris berfoto bersama usai kegiatan Rabu Berkah di Sekretariat TP PKK Provinsi Jambi, Rabu (5/8/2026). Foto: Diskominfo Provinsi Jambi

SIDAKPOST.ID, JAMBI – Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Jambi kembali menggelar kegiatan Rabu Berkah dengan menghadirkan edukasi bagi masyarakat melalui kolaborasi bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jambi dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi. Kegiatan berlangsung di halaman Sekretariat TP PKK Provinsi Jambi, Rabu (5/8/2026) pagi.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan edukasi tentang bahaya aktivitas keuangan ilegal dari OJK Provinsi Jambi serta pengelolaan sampah mandiri di tingkat rumah tangga yang disampaikan oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi.

Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, S.E. atau Hesti Haris mengatakan, Rabu Berkah tidak hanya menjadi kegiatan berbagi sarapan, tetapi juga wadah memberikan pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Melalui Sarapan di PKK ini, masyarakat tidak hanya menikmati sarapan bersama, tetapi juga mendapatkan ilmu yang sangat bermanfaat. OJK mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap aktivitas keuangan ilegal, sedangkan Dinas Lingkungan Hidup memberikan solusi bagaimana mengelola sampah dari rumah, khususnya sampah organik yang dapat diolah menjadi pupuk sehingga bernilai manfaat,” ujarnya.

Baca Juga :  Menuju Puncak Kepatuhan: Rangkaian Langkah Tim Pembina Samsat Provinsi Jambi dalam Rapat Koordinasi Akhir Tahun 2023

Hesti mengajak masyarakat membiasakan memilah sampah sejak dari rumah. Menurutnya, sampah organik dapat diolah menjadi kompos untuk menyuburkan tanaman, sedangkan sampah anorganik dapat dipilah untuk didaur ulang sehingga memiliki nilai ekonomi sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi, Arief Munandar, S.E., mengapresiasi TP PKK Provinsi Jambi yang telah memberikan ruang kepada DLH untuk menyosialisasikan program-program lingkungan hidup kepada masyarakat.

Menurut Arief, persoalan sampah merupakan isu nasional yang membutuhkan keterlibatan semua pihak. Karena itu, penerapan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) harus dimulai dari rumah tangga agar volume sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dapat terus ditekan.

“Penanganan sampah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Pengurangan sampah harus dimulai dari rumah tangga melalui kebiasaan memilah dan memanfaatkan kembali sampah yang masih memiliki nilai guna. Sampah organik dapat diolah menjadi pupuk, sementara sampah anorganik dapat didaur ulang sehingga mengurangi beban TPA,” katanya.

Baca Juga :  Rapat Kerja Daerah Kwarda Gerakan Pramuka Jambi Tahun 2026

Ia menambahkan, pengelolaan TPA membutuhkan biaya yang besar sehingga pengurangan sampah dari sumbernya menjadi solusi yang lebih efektif dan berkelanjutan. DLH Provinsi Jambi, lanjutnya, siap terus berkolaborasi dengan TP PKK Provinsi Jambi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Pada kesempatan yang sama, OJK Provinsi Jambi melalui Asisten Manager Mayarizka Chandra mengedukasi masyarakat agar mengenali dan menghindari aktivitas keuangan ilegal. Masyarakat juga diimbau menggunakan layanan jasa keuangan yang legal dan berada di bawah pengawasan OJK.

Melalui sinergi TP PKK Provinsi Jambi, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi, dan OJK Provinsi Jambi, kegiatan Rabu Berkah diharapkan mampu meningkatkan literasi masyarakat di bidang lingkungan hidup dan keuangan, sekaligus mendorong terwujudnya keluarga yang cerdas, peduli lingkungan, dan sejahtera. (Ais)