Bisnis  

Strategi Menentukan Harga Produk agar Tetap Kompetitif dan Menguntungkan

Pelaku usaha menghitung biaya dan menyusun strategi harga produk agar tetap kompetitif serta menguntungkan. Foto: Madi/ AI

Gunakan Pilihan Harga

Pelaku usaha juga dapat menyediakan beberapa pilihan produk dengan tingkat harga berbeda.

Misalnya, tersedia paket dasar, paket standar dan paket premium. Strategi seperti ini memberikan pilihan kepada konsumen sesuai kebutuhan dan kemampuan mereka.

Pendekatan tersebut juga dapat membantu bisnis menjangkau lebih banyak segmen konsumen tanpa harus mengubah seluruh produk.

Hati-Hati Memberikan Diskon

Diskon dapat menjadi alat pemasaran yang efektif, tetapi pemberian potongan harga secara terus-menerus dapat mengurangi keuntungan dan membuat pelanggan terbiasa menunggu harga murah.

Baca Juga :  Beli Motor dengan Beragam Promo Menarik Hanya di Honda Virtual Expo

Karena itu, diskon sebaiknya memiliki tujuan yang jelas, misalnya untuk memperkenalkan produk baru, menghabiskan stok tertentu, meningkatkan pembelian dalam jumlah besar atau menarik pelanggan pada periode tertentu.

Strategi harga yang terlalu bergantung pada diskon juga dapat membuat konsumen menilai produk hanya berdasarkan murah atau mahal, bukan berdasarkan manfaat dan kualitasnya.

Hitung Titik Impas

Pelaku usaha perlu mengetahui kapan penjualan mulai menghasilkan keuntungan. Salah satu alat yang dapat digunakan adalah analisis titik impas atau break-even point.

Baca Juga :  7 Usaha yang Tidak Pernah Redup, Peluang Bisnis Menjanjikan dengan Permintaan Stabil

Secara sederhana, titik impas menunjukkan jumlah produk yang harus terjual agar pendapatan dapat menutup biaya tetap dan biaya variabel.

Rumus titik impas dalam unit adalah:

Biaya tetap ÷ (Harga jual per unit − Biaya variabel per unit)

Menurut U.S. Small Business Administration, analisis break-even dapat membantu pelaku usaha menetapkan harga dengan lebih tepat dan mengetahui target penjualan yang diperlukan agar bisnis mulai menghasilkan keuntungan.