Mengapa Pendidikan Karakter Tetap Jadi Prioritas? Ini Strategi Membangun Generasi Berintegritas

Ilustrasi pendidikan karakter yang menanamkan nilai kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab kepada peserta didik sejak dini. Foto: Madi/ AI

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), dan arus informasi yang semakin cepat, pendidikan tidak lagi cukup hanya berfokus pada kemampuan akademik. Pembentukan karakter menjadi fondasi utama untuk menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki integritas, empati, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama.

Pemerintah Indonesia pun kembali menegaskan bahwa pendidikan karakter tetap menjadi prioritas dalam pembangunan sumber daya manusia. Dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah menekankan bahwa pendidikan merupakan proses membangun watak, peradaban, serta menumbuhkan potensi peserta didik secara utuh.

Apa Itu Pendidikan Karakter?

Pendidikan karakter adalah proses menanamkan nilai-nilai moral, etika, dan kebiasaan positif kepada peserta didik agar menjadi pribadi yang bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  Ketua DPRD Provinsi Jambi Dukung Langkah Presiden Terkait Revisi Aturan JHT

Nilai-nilai tersebut meliputi:

  • Kejujuran
  • Disiplin
  • Tanggung jawab
  • Kerja keras
  • Toleransi
  • Gotong royong
  • Peduli lingkungan
  • Menghormati perbedaan
  • Cinta tanah air
Baca Juga :  Membangun Generasi Emas dengan Pendidikan Karakter

Karakter yang kuat menjadi bekal penting bagi siswa untuk menghadapi tantangan dunia kerja maupun kehidupan sosial.

Mengapa Pendidikan Karakter Sangat Penting?

1. Mencegah Krisis Moral

Kemajuan teknologi membawa banyak manfaat, tetapi juga membuka peluang penyalahgunaan media sosial, penyebaran hoaks, cyberbullying, hingga perilaku tidak etis. Pendidikan karakter membantu siswa memiliki kemampuan membedakan mana yang benar dan salah.