SIDAKPOST.ID, LONDON — Arsenal berhasil menghindari kekalahan di kandang sendiri setelah Gabriel Martinelli mencetak gol penyeimbang dramatis di masa tambahan waktu, membuat laga melawan Manchester City berakhir dengan skor 1-1.
Manchester City langsung menekan sejak awal. Hanya butuh sembilan menit bagi Erling Haaland untuk membuka skor, memanfaatkan celah dari lini tengah Arsenal yang terpecah oleh penetrasi Tijjani Reijnders. Gol tersebut membuat City unggul cepat dan memaksa Arsenal tampil lebih terbuka.
Arsenal kesulitan menemukan ritme permainan sepanjang babak pertama. Beberapa peluang gagal dimaksimalkan, sementara City menjaga struktur pertahanan mereka dengan rapi. Menjelang turun minum, Mikel Arteta melakukan perubahan penting: Eberechi Eze dan Bukayo Saka dimasukkan untuk menambah daya dobrak, menggantikan Mikel Merino dan Noni Madueke.
Di babak kedua, perubahan itu mulai terlihat. Eze menghadirkan ancaman nyata dengan pergerakan dan tembakannya, termasuk satu sepakan keras yang ditepis kiper City, Gianluigi Donnarumma. Meski begitu, City menumpuk pertahanan dengan lima pemain di lini belakang dan mencoba mengandalkan serangan balik.
Saat laga tampak akan dimenangkan City, Arsenal justru bangkit. Pada menit ke-90+3, umpan panjang Eze menemukan Martinelli di sisi kiri. Dengan tenang, pemain asal Brasil itu melepaskan lob cantik melewati Donnarumma, memastikan kedudukan berakhir imbang.
Hasil ini membuat Arsenal tetap menjaga posisinya di papan atas klasemen, meski kehilangan kesempatan untuk menekan langsung pesaing terdekat mereka. Sementara itu, Manchester City harus puas dengan satu poin setelah hampir membawa pulang kemenangan penting dari Emirates Stadium.
Gol Martinelli menjadi bukti kontribusinya sebagai supersub, sekaligus memberi Arsenal energi baru dalam perburuan gelar musim ini. (Del)







