Manfaat Pupuk Borate untuk Kelapa Sawit dan Cara Penggunaannya agar Produksi Maksimal

Aplikasi pupuk borate pada tanaman kelapa sawit untuk mendukung pertumbuhan dan meningkatkan produktivitas. Foto: Madi/ AI

4. Meningkatkan Pembentukan Buah

Setelah proses penyerbukan, boron membantu pembentukan buah sehingga jumlah buah dalam tandan menjadi lebih banyak dan berkembang dengan baik.

5. Meningkatkan Produksi Tandan Buah Segar (TBS)

Tanaman yang memperoleh unsur boron sesuai kebutuhan cenderung menghasilkan tandan yang lebih besar, lebih berat, dan memiliki kualitas buah yang lebih baik.

6. Mencegah Gejala Kekurangan Boron

Tanaman sawit yang kekurangan boron biasanya menunjukkan gejala sebagai berikut:

  • Daun muda menggulung atau keriting (hook leaf).
  • Pelepah menjadi pendek.
  • Titik tumbuh terganggu.
  • Pertumbuhan tanaman kerdil.
  • Buah berkembang tidak sempurna.
  • Produksi tandan menurun.
Baca Juga :  Sukses Menanam Ciplukan: Panduan Lengkap untuk Pemula

Dosis Pupuk Borate untuk Kelapa Sawit

Dosis pupuk dapat berbeda tergantung umur tanaman dan kondisi lahan. Sebagai panduan umum:

Umur Tanaman Dosis
TBM (1–3 tahun) 25–50 gram per pohon
TM (lebih dari 3–4 tahun) 50–100 gram per pohon

Pada lahan berpasir atau lahan gambut yang mudah kehilangan unsur boron, dosis dapat disesuaikan berdasarkan rekomendasi hasil analisis tanah dan daun.

Kapan Waktu Pemberian Pupuk Borate?

Salah satu pertanyaan yang sering diajukan petani adalah berapa bulan sekali pupuk borate diberikan?

Secara umum, pupuk borate tidak diberikan setiap bulan karena boron merupakan unsur hara mikro yang hanya dibutuhkan dalam jumlah kecil.

Baca Juga :  Tumpang Sari pada Kelapa Sawit: Pendekatan Cerdas untuk Pertanian Berkelanjutan

Rekomendasi umum adalah:

Tanaman Belum Menghasilkan (TBM)

  • Diberikan 2 kali dalam setahun atau sekitar 6 bulan sekali.
  • Waktu terbaik adalah:
    • Awal musim hujan.
    • Akhir atau pertengahan musim hujan.

Tanaman Menghasilkan (TM)

  • Umumnya diberikan 1 kali dalam setahun bersamaan dengan program pemupukan tahunan.
  • Jika lahan berpasir, gambut, atau tanaman menunjukkan gejala kekurangan boron, aplikasi dapat dilakukan 2 kali setahun dengan dosis dibagi menjadi dua kali pemberian.

Contoh Jadwal Pemberian

Berikut contoh jadwal pemupukan di daerah dengan dua musim: