“Kami sangat kaget karena kejadian berlangsung begitu cepat. Selama ini kawasan toko relatif aman dan belum pernah terjadi pencurian kendaraan,” katanya.
Pihak toko berencana segera melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian agar pelaku dapat segera ditangkap.
Sementara itu, orang tua korban, Agustian (45), warga Dusun Babeko, mengaku sangat terpukul setelah mendapat kabar bahwa sepeda motor yang digunakan anaknya untuk bekerja telah hilang dicuri.
“Motor itu masih dalam masa kredit dan sudah berjalan sekitar dua tahun. Kami berharap pelaku segera ditangkap karena motor tersebut merupakan satu-satunya alat transportasi anak saya untuk bekerja,” tuturnya.
Hingga berita ini diterbitkan, kasus pencurian tersebut masih menunggu laporan resmi ke pihak kepolisian untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
(Sri)







