Dengan demikian pemuda adalah individu yang terwarisi masa lalu dan terbebani masa depan. Oleh karena itu, semua pihak sudah sepatutnya memikirkan penciptaan lapangan pekerjaan bagi generasi kedepan. Bila sudah sibuk dalam bekerja maka tidak akan ada lagi perilaku yang menyimpang.
“Sebagai pejabat, kita seharusnya lebih merasa terbebani untuk memberikan yang terbaik ke masyarakat dan menciptakan keadaan yang baik bagi semua. Jadi kita harus benar-benar memikirkan bagaimana masyarakat kita memilki pekerjaan bukan sebaliknya kita hanya berpangku tangan,” tambahnya.
Seperti lewat pengelolaan BUMDes yang bisa menampung pekerjaan bagi warga di dusun. Dengan aktif bekerja maka warga akan kecil kemungkinan melakukan hal-hal yang negatif atau tindakan kriminalitas.
“Jadi lapangan pekerjaan adalah jalan yang harus dipecahkan bagi warga kita, karena semua masalah bisa diatasi bila ekonomi masyarakat terpenuhi. Saya yakin warga yang belum mendapatkan pekerjaan yang layak juga tidak ingin hidup penuh dengan permasalahan,” pungkasnya. (zek)






