Buya Yahya: Taubat dari Zina Harus Disertai Penyesalan dan Komitmen Kuat

Tangkapan layar ceramah Buya Yahya dalam video “Taubat Dari Zina - Hikmah Buya Yahya” yang ditayangkan melalui kanal YouTube Al-Bahjah TV. Foto: Madi

SIDAKPOST.ID, CIREBON — Ulama Buya Yahya menegaskan bahwa taubat dari dosa zina harus dilakukan secara sungguh-sungguh dengan memenuhi syarat-syarat yang telah diajarkan dalam Islam.

Hal tersebut disampaikan dalam ceramah yang disiarkan melalui kanal YouTube Al-Bahjah TV berjudul “Taubat Dari Zina – Hikmah Buya Yahya”.

Dalam kajiannya, Buya Yahya menjelaskan bahwa zina termasuk dosa besar yang memiliki dampak buruk, baik terhadap diri sendiri maupun kehidupan sosial. Oleh karena itu, setiap pelaku diharapkan segera kembali ke jalan yang benar melalui taubat.

Baca Juga :  Menebar Salam: Kunci Membangun Keharmonisan dalam Islam

“Pintu taubat selalu terbuka bagi siapa saja,” ujar Buya Yahya dalam ceramah tersebut.

Ia menjelaskan, taubat yang diterima bukan sekadar ucapan, melainkan harus disertai penyesalan mendalam, menghentikan perbuatan dosa, serta memiliki tekad kuat untuk tidak mengulanginya di masa mendatang.

Selain itu, Buya Yahya juga mengingatkan agar seseorang yang pernah melakukan dosa tidak mengumbar aibnya kepada orang lain. Menurut dia, menjaga aib merupakan bagian penting dalam proses taubat.

Baca Juga :  Menjaga Kesehatan dalam Islam: Pola Hidup Sehat Seorang Muslim

Ia turut mengajak umat Islam untuk memperbanyak istighfar dan mendekatkan diri kepada Allah SWT sebagai bentuk kesungguhan dalam memperbaiki diri.

Ceramah tersebut menjadi salah satu upaya dakwah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya bertaubat serta menjaga diri dari perbuatan yang dilarang agama. (Sum)

Sumber: YouTube Al-Bahjah TV“Taubat Dari Zina – Hikmah Buya Yahya”, ditonton pada 26 April 2026.