SIDAKPOST.ID, JAKARTA — Syukur sering kali dipahami sebatas mengucapkan “Alhamdulillah” ketika mendapatkan nikmat. Namun menurut Adi Hidayat, hakikat syukur yang sesungguhnya jauh lebih dalam daripada sekadar ucapan di lisan.
Dalam kajian berjudul “Arti Syukur yang Sesungguhnya”, Ustadz Adi Hidayat menjelaskan bahwa syukur adalah upaya menggunakan seluruh nikmat yang Allah berikan sesuai dengan tujuan yang Allah kehendaki.
Ia mencontohkan nikmat berupa istri dan anak yang dititipkan Allah kepada setiap keluarga. Menurutnya, seseorang tidak cukup hanya merasa senang memiliki keluarga, tetapi harus membuktikan rasa syukurnya dengan memberikan perhatian, pendidikan, dan bimbingan yang baik kepada mereka.
“Anak adalah titipan Allah,” demikian inti pesan yang disampaikan UAH saat menjelaskan makna syukur dalam kehidupan keluarga. Orang tua yang bersyukur akan berusaha menjadikan anak-anaknya tumbuh menjadi pribadi saleh dan salehah melalui pendidikan serta teladan yang baik.
Dalam penjelasannya, UAH menegaskan bahwa syukur bukan hanya pengakuan atas nikmat yang diterima, melainkan juga bagaimana nikmat tersebut dimanfaatkan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Karena itu, suami dianjurkan menyibukkan diri dengan mengurus keluarga, memperhatikan kebutuhan istri, mendidik anak, dan menciptakan suasana rumah tangga yang penuh nilai-nilai keislaman. Sikap tersebut merupakan bentuk nyata syukur atas nikmat yang telah Allah anugerahkan.
Sebaliknya, ketika seseorang mengabaikan tanggung jawab terhadap keluarga, maka nikmat yang diberikan Allah tidak dimanfaatkan sebagaimana mestinya. UAH mengingatkan bahwa perhatian dan waktu seorang suami seharusnya lebih banyak tercurah kepada keluarga yang menjadi amanahnya, bukan kepada urusan lain yang tidak bermanfaat atau bahkan berpotensi menjerumuskan pada perbuatan yang dilarang agama.
Melalui kajian tersebut, Ustadz Adi Hidayat mengajak umat Islam untuk memahami syukur sebagai amal nyata. Semakin besar nikmat yang diberikan Allah, semakin besar pula tanggung jawab untuk menjaganya dan menggunakannya di jalan yang diridhai-Nya.









